Oknum Bobotoh Diduga Perusak Stadion GBLA Ditangkap, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Teman-Temannya Masih Dicari
Eka Rahmawati• Selasa, 27 Mei 2025 | 20:39 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti perusakan Stadion GBLA, di sisi lain Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menyampaikan pelaku telah ditangkap.
RADAR BOGOR - Polisi telah meringkus oknum Bobotoh yang diduga menjadi pelaku perusakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan sempat viral di media sosial.
Sebelumnya video viral di media sosial memperlihatkan aksi oknum Bobotoh atau pendukung Persib Bandung merusak rumput hingga jaring gawang. Aksi sejumlah pria itu pun menuai kecaman publik hingga membuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menyorotinya.
Dalam keterangannya, Dedi Mulyadi menyayangkan apa yang terjadi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Menurut Gubernur Jawa Barat, merayakan kemenangan merupakan ekspresi yang ditungg tetapi ia tidak mentoleransi tindakan-tindakan yang mengarah pada kriminal hingga melakukan perusakan terhadap fasilitas stadion.
Polisi pun turun tangan dan memburu para pelaku, alhasil Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) menangkap seorang pria yang diduga salah satu pelaku.
"Teman-temannya yang lain masih dicari untuk klarifikasi," demikian keterangan Dedi Mulyadi di Instagram @dedimulyadi71, Selasa (27/5/2025).
Jika pelaku lainnya sudah ditangkap dan dimintai keterangan, kata Dedi baru akan dilakukan langkah selanjutanya.
"Baru nanti ditentukan apakah proses pidana ataukah dibina di barak militer," sambung Gubernur Jabar.
Sementara itu Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono didampingi Kasat Reskrim AKBP Abdul Rahman menjelaskan pihaknya menangkap dua pria yakni berinisial MDB dan MRW. Keduanya diduga terlibat dalam aksi perusakan sarana Stadion GBLA setelah laga antara Persib Bandung vs Persis Solo, Sabtu (24/5/2025) lalu.
"Keduanya diamankan di kediaman masing-masing setelah aksi mereka terekam kamera dan viral di media sosial," tulis keterangan yang dilansir dari Instagram Polrestabes Bandung.
Saat ini, polisi terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap keduanya dan jika terbukti melakukan tindak pidana, proses hukum pun akan diteruskan sesuai ketentuan. Polisi juga masih terus memburu para pelaku lainnya yang diduga terlibat aksi perusakan Stadion GBLA.
"Kami juga masih melakukan pencarian terhadap para pelaku lain yang memang teridentifikasi," kata Kombes Budi Sartono.