Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Baliho Tidak Boleh Dipasang Sembarangan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Penuh di Mana-Mana, Fasilitasi dan Bersihkan

Eka Rahmawati • Rabu, 28 Mei 2025 | 13:24 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menyampaikan tentang penataan infrastuktur di Jabar.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menyampaikan tentang penataan infrastuktur di Jabar.

RADAR BOGOR - Dedi Mulyadi yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat gencar melakukan penataan termasuk infrastuktur. Meski baru tiga bulan, kepala daerah di Provinsi Jawa Barat itu telah melakukan berbagai langkah bahkan kebijakannya kerap menyedot perhatian.

Sebelum duduk di kursi orang nomor satu di Tanah Pasundan, Dedi sudah menggaungkan visinya dalam mengatasi infrastruktur dan penataan suatu wilayah. Sebagaimana melansir pidatonya di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel dengan video berjudul "Ini Visi Kepariwisataan KDM untuk Jabar, Penanganan Infrastruktur dan Sampah Fokus Utama."

Dalam pidatonya saat hadir pada sebuah acara di Kota Bandung, Dedi menyampaikan persoalan yang kerap dihadapi di berbagai daerah di Jawa Barat salah satunya adalah keberadaan baliho yang tersebar di mana-mana. Dampaknya pada kondisi sebuah daerah yang menjadi semrawut.

Misalnya di Kota Bandung, Dedi menyebut persoalan yang dihadapi seperti macet, sampah, tidak terkelola trotoarnya kotor, billboard dan baliho di mana-mana terlebih pada musim kampanye. Sehingga ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinannya akan merencanakan untuk menata keberadaan baliho.

"Semua pasang billboard semua pasang baliho, lima tahun ke depan tidak boleh ada lagi begitu semua harus bersih," ujar Dedi Mulyadi.

Untuk mengatasi baliho solusinya menurut Dedi negara memfasilitasi dengan menyediakan tempat yang khusus untuk dipasang baliho agar tidak sembarangan dan beredar di mana-mana.

"Setiap PJU dipasang di sepanjang jalan provinsi, jalan nasional, jalan kabupaten, jalan kota kasih fasilitas untuk pasang baliho, ukurannya kasih, kemudian nanti ketika ada pemilu, pileg, pemilihan kepala desa, pemilihan bupati wali kota, dibikin aturan, pasangnya di situ tidak boleh ada pasang bambu di tempat lain," jelas Dedi.

Oleh karena itu kata Dedi, ke depan pihaknya akan bersama-sama wali kota melakukan penataan.

"Kita bersihkan Kota Bandung dari foto model yang penuh di mana-mana tiap penjuru ngerakeun iyeu (malu-maluin ini) Kota Bandung, awi belah dieu nyengkled," sambungnya.

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #baliho