RADAR BOGOR – Memasuki 100 hari kepemimpinannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pembenahan sikap dan mental generasi muda menjadi prioritas utama program pemerintahannya.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi mengungkap bahwa permasalahan anak-anak dan remaja di Jawa Barat telah memasuki fase yang mengkhawatirkan dan memerlukan tindakan cepat, tegas, serta berani.
"Tentunya 100 hari kerja ini bukan hal yang bisa kita lihat hasilnya hari ini, tapi minimal kerangka dasarnya sudah terpetakan dengan baik, infrastruktur sudah terbangun dan berjalan, dan yang paling utama adalah fokus pada pembenahan pembentukan sikap dan mental," ujar Dedi Mulyadi.
Gubernur Dedi menyoroti berbagai persoalan anak muda saat ini, mulai dari tawuran, kecanduan gim daring, membolos sekolah, hingga perilaku tidak hormat terhadap orang tua.
Namun yang paling menyita perhatian publik adalah skandal pemasangan CCTV di toilet sebuah SMA negeri di Bandung.
Tindakan ini memicu kemarahan dan kekecewaan, khususnya dari para siswi yang merasa dilanggar hak privasinya.
"Di salah satu SMA negeri Bandung itu dipasang CCTV di toilet. Anak-anak remaja perempuan merasa jadi korban. Produk dari CCTV itu pasti dikoleksi secara pribadi," ungkap Dedi dengan nada prihatin.
Menindaklanjuti kasus tersebut, Dedi langsung berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung.
Ia memastikan bahwa aparat kepolisian sudah mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Ia juga membuka opsi pembinaan terhadap pelaku melalui program barak militer, meski program ini sempat mendapat kritik dari sejumlah pihak.
"Banyak yang minta program barak militer dihentikan, tapi saya akan terus jalan karena itu baik untuk kepentingan masyarakat," katanya.
Menurut Dedi, perubahan moral dan karakter anak-anak Jawa Barat membutuhkan keberanian, kejelasan sikap, dan kerja sama lintas sektor.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI, Polri, dan warganet yang turut aktif memberikan dukungan dan informasi.
"Nah, seluruh rangkaian ini diperlukan tindakan-tindakan yang berani, sikap yang lugas, dan koordinasi yang baik. Sehingga saya hari ini merasa terbantu oleh jajaran Polri, sangat terbantu oleh jajaran TNI, dan sangat terbantu oleh seluruh warganet di seluruh daerah," ujar Dedi.
"Dan semuanya, mudah-mudahan apa yang dilakukan akan memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat," pungkasnya.***
Editor : Eli Kustiyawati