Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Grafolog Gusti Aju Dewi Ungkap Masalah Siswa Sekolah Kebangsaan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Mereka Mengalami Babak Belur Emosional

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 29 Mei 2025 | 06:19 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat berdialog dengan Grafolog Gusti Aju Dewi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat berdialog dengan Grafolog Gusti Aju Dewi.

RADAR BOGOR - Grafolog Gusti Aju Dewi menjadi salah satu yang ikut dalam menganalisa para siswa sekolah kebangsaan yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi sempat menanyakan secara umum para siswa yang dibina di barak militer mengalami masalah apa.

"Mayoritas emosionalnya babak belur," ucap Gusti Aju Dewi kepada Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut Gusti Aju Dewi mengungkapkan, problem yang paling utama adalah kesulitan untuk mendapatkan penerimaan.

Kemudian yang kedua, kata Gusti Aju Dewi, kesulitan untuk mengekspresikan diri mereka.

Menurut Gusti Aju Dewi, kalau dari tulisan tangan hanya tahu bisa terjadi seperti ini karena lingkungan.

"Nah, tapi siapa lingkungannya itu saya harus lihat misalnya tulisan tangan ananda A gitu ya, siapa yang paling banyak berinteraksi dengan dia," jelas Gusti Aju Dewi.

"Nah, baru nanti setelah semua tulisan tangan sampel itu dikumpulkan akan terlihat ini konflik potensi konflik ini paling besar dengan siapa," sambung Gusti Aju Dewi kepada Dedi Mulyadi.

"Nah, itulah yang berpotensi menjadi penyebab babak belur emosional itu," tegas Gusti Aju Dewi.

"Jadi, mereka mengalami kebabakberuran emosi," ungkap Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Menikmati Liburan Keluarga Seru di Wooly Cafe dan Mini Zoo di Bogor yang Punya Banyak Fasilitas untuk Anak

"Saya mencoba menyederhanakan gitu ya," kata Gusti Aju Dewi kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #grafolog #gubernur jawa barat #Gusti Aju Dewi