Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ditanya Gubernur Jawa Barat, Orang Tua Suporter Persikas Berprofesi sebagai Pengasong, Dedi Mulyadi: Kamu Nyadar Enggak, Bapak Kamu Sulit Cari Duit

Siti Dewi Yanti • Minggu, 1 Juni 2025 | 05:57 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanyakan profesi orang tua supporter Persikas Subang
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanyakan profesi orang tua supporter Persikas Subang

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengundang supporter Persikas Subang ke Lembur Pakuan.

Diketahui, sebagian supporter merupakan anak-anak di bawah umur, yang masih bersekolah di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Dedi Mulyadi menanyakan satu per satu supporter tersebut, tentang uang yang digunakan untuk pergi ke acara Gubernur Jawa Barat.

"Kamu semua ongkos siapa? Pergi ke sana ongkos siapa?" tanyanya.
"Ongkos dari uang sekolah," ucap salah satu supporter

"Kamu sayang engga sama ibu kamu?" tanya Dedi Mulyadi.
"Sayang Pak," jawab supporter tersebut

"Uang sekolahan dipake buat kegiatan seperti ini, orang tuanya kaya-kaya ya?" tanya Dedi Mulyadi.

"Engga Pak," ucap para supporter.

Berdasarkan jawaban mereka, orang tua salah satu supporter berprofesi sebagai pedagang asongan atau pengasong.

"Kalau saya, kalau kaya-kaya engga apa-apa. Ini orang tuanya kerja apa? Kamu, bapaknya kerja di mana?" tanya Dedi Mulyadi.

"Pengasong Pak," jawab salah satu supporter.
"Di mana?" tanya Dedi Mulyadi.
"Di mobil bus," jawab supporter tersebut.

"Ya Allah Ya Rabbi, kamu nyadar enggak, bapak kamu sulit cari duit," pungkas Dedi Mulyadi.
"Nyadar," jawab supporter tersebut.

"Kenapa engga bantu bapak kamu. Kamu nyadar engga gini-ginian mengeluarkan duit? Kamu nyadar engga?" tanya Dedi Mulyadi.

"Nyadar Pak," tutur supporter tersebut.

Dedi Mulyadi mengatakan, tidak bermaksud mengecilkan profesi pedagang asongan.

"Coba anda pikirkan, bapaknya pedagang asongan. Bukan saya menganggap penghasilan kecil, bisa jadi Bapak kamu penghasilannya Rp500 ribu sehari?" tanyanya.

"Engga Pak," ungkap supporter tersebut.

Supporter tersebut mengungkapkan, penghasilan orang tua paling besar Rp150.000 sehari.

"Kadang teu menang, kadang menang gocap, saya tahu. Bapak kamu susah kan? Kenapa kamu engga bisa bantu orang tua kamu agar beban hidupnya menurun," ucap Ded Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat menanyakan kembali supporter lainnya, yang diketahui orang tuanya berprofesi sebagai Guru SMA Negeri.

"ASN bukan?" tanya Dedi Mulyadi.
"ASN," jawab supporter tersebut.

"Nanti saya panggil guru ASN-nya, kok anaknya dilepas malam-malam," ujar Dedi Mulyadi.

Kepada supporter lainnya, Dedi Mulyadi menanyakan profesi orang tua, yang salah satunya merupakan petani.

"Kamu suka ikut ke sawah engga?" tanya Gubernur Jawa Barat.
"Kalau panen," terang supporter tersebut.

"Sok ikut mupuk, nyemprot tara?" tanya Dedi Mulyadi.
"Tara," jawab supporter tersebut.

"Ngajual pare milu?" tanya Dedi Mulyadi.
"Teu milu," ungkap supporter tersebut.
"Teu milu, nyokot duitna," sebut Dedi Mulyadi.

Terungkap, sejumlah supporter merupakan siswa yang baru lulus atau orang dewasa yang belum mendapatkan pekerjaan.

 

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #Persikas Subang #pengasong