RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau lokasi longsor tambang Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
Salah satu korban longsor diketahui bernama Iis, seorang ibu yang menjadi pedagang asongan yang biasa mengais rezeki di lokasi tambang Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon.
Saat sang kepala daerah turun ke lokasi, keluarga Iis itu kemudian meminta tolong kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan berharap korban bisa ditemukan.
Dedi Mulyadi meninjau lokasi bersama aparat keamanan setempat dan menyaksikan proses evakuasi para korban longsor di lokasi tambang Gunung Kuda.
Seorang ibu menggunakan kerudung pink yang menghampiri Dedi mengaku bernama Lilis menceritakan bahwa temannya sesama pedagang asongan menjadi korban.
Lilis menyebut temannya itu bernama Iis seorang janda yang memiliki 4 anak warga Jamblang, Desa Cikeduk dan mencari nafkah sebagai penjual es di Gunung Kuda. Saat peristiwa maut itu terjadi di area tambang Gunung Kuda, Iis tengah mengais rezeki berjualan minuman.
"Saya kawan belum ketemu pak," kata Lilis kepada gubernur Jawa Barat sebagaimana video yang diunggah di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
"Siapa namanya?" tanya sang gubernur.
"Saya Lilis, teman saya Iis, janda jualan minuman," jawab Lilis.
Setelah itu lalu muncul seorang pria yang merupakan kakak kandung Iis dan meminta tolong kepada Dedi Mulyadi agar keluarganya tersebut bisa ditemukan.
"Adik saya Iis Pak belum ketemu Pak tolong," ucap pria yang memakai kaos berkerah warna cokelat itu.
Pria itu menjelaskan bahwa di antara 4 anak Iis, 3 sudah dewasa bahkan ada yang sudah berkeluarga tetapi masih ada yang duduk di bangku SMP. Mendengar cerita pria itu, Dedi pun menyebut akan menengok keluarga Iis.
"Nanti saya ke rumahnya," ucap Dedi Mulyadi.
Belakangan diketahui Iis merupakan nama panggilan dari korban atas nama Muniah warga Jamblang, Desa Cikeduk, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.
Editor : Eka Rahmawati