RADAR BOGOR - Kawasan tambang Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon sudah menelan banyak korban dan ternyata jadi perhatian Dedi Mulyadi bahkan sebelum menjadi Gubernur Jawa Barat.
Sejumlah warga mengungkapkan, kecelakaan di area tambang Gunung Kuda sudah beberapa kali terjadi.
Namun, dinilai belum ada langkah tegas dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap kawasan tambang yang mengantongi izin sejak tahun 2020 tersebut.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkapkan, izin tambang Gunung Kuda keluar saat dirinya belum menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.
Menurut Dedi Mulyadi, karena izin dikeluarkan tahun 2020 maka dirinya tidak bisa mengomentarinya sebab baru menjabat 20 Februari tahun 2025.
Dedi Mulyadi menegaskan, semenjak dirinya menjadi Gubernur Jawa Barat sangat selektif.
Lebih lanjut Dedi Mulyadi mengatakan, tak pernah mengeluarkan izin bahkan menutup tambang bermasalah.
Dedi Mulyadi menyontohkan, sudah beberapa tambang diututup seperti di Kabupaten Karawang.
Kemudian, kata Dedi Mulyadi, di Kabupaten Subang yang juga sudah banyak yang ditutup oleh pihaknya.
Tidak hanya itu, Gubernur Jawa Barat juga menutup penambangan emas yang dimiliki pengusaha asal Korea Selatan.
Baca Juga: Jalan Raya Sukamakmur-Citeureup yang Rusak Parah Diperbaiki Tahun Ini dengan Anggarkan Rp14 Miliar
"Kami sudah menutup hampir ratusan tambang ilegal dan akan konsisten terus melaksanakan penutupan di berbagai tempat lainnya," jelas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kepada wartawan saat di Gunung Kuda. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim