Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Efek Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Liburkan Angkot, Arus Lalu Lintas Puncak Terpantau Lancar, Dishub: Gadog sampai Puncak Aman, Lancar, Terkendali

Eli Kustiyawati • Senin, 2 Juni 2025 | 04:35 WIB
Dishub Kabupaten Bogor, Dadang melaporkan kondisi arus lalu lintas Puncak setelah Gubernur Jawa Barat Dadi Mulyadi meliburkan angkot selama 2 hari
Dishub Kabupaten Bogor, Dadang melaporkan kondisi arus lalu lintas Puncak setelah Gubernur Jawa Barat Dadi Mulyadi meliburkan angkot selama 2 hari

RADAR BOGOR – Libur panjang kini terasa lebih nyaman karena lalu lintas Puncak tidak lagi mengalami kemacetan setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meliburkan angkutan umum.

Dedi Mulyadi memutuskan untuk kembali meliburkan angkutan kota (angkot) selama dua hari di masa libur panjang.

Terpantau dari video YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel yang diunggah pada Minggu, 1 Mei 2025, arus lalu lintas Puncak terlihat lancar.

Dishub Kabupaten Bogor, Dadang, pun melaporkan kondisi lalu lintas Puncak di hari libur panjang.

“Jadi perlu saya sampaikan, alhamdulillah, terkait masalah kelancaran pada hari libur panjang ini, aman, lancar, dan terkendali,” kata Dadang.

Ia menambahkan, “Suatu hal yang perlu terus diciptakan agar benar-benar terjadi, tercipta sesuatu yang benar-benar nyaman buat semuanya, terutama untuk yang berwisata.”

Kelancaran arus lalu lintas Puncak ini terjadi karena adanya instruksi dari Dedi Mulyadi, dan para sopir angkot pun sangat kooperatif.

“Sangat kooperatif untuk angkot. Jadi, dua hari ini alhamdulillah benar-benar yang disampaikan dan diinstruksikan oleh Pak Gubernur sesuai dengan arahannya. Kita sudah sampaikan ke Pak Gubernur bahwa dalam satu kepemilikan angkot itu ada dua sopir. Kita semua terakomodasi untuk memberikan kontribusi itu,” ujar Dadang.

“Tiga rangkaian itu dipastikan mendapatkan kontribusi dari Pak Gubernur. Untuk pembagian itu langsung non-tunai, jadi sekarang tidak seperti kemarin. Sekarang langsung ke masing-masing rekening,” lanjutnya.

Sopir angkot akan mendapatkan dana non-tunai untuk hari liburnya selama dua hari agar kondisi arus lalu lintas Puncak tetap terkendali saat libur panjang.

Kebijakan ini pun membuahkan hasil yang nyata. Mulai dari Gadog hingga Puncak, kondisi lalu lintas terpantau aman, lancar, dan terkendali.

“Alhamdulillah, situasi dan kondisi untuk sekarang, dari mulai Gadog sampai terakhir di Puncak, aman, lancar, terkendali,” pungkasnya.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #lalu lintas puncak #libur panjang