RADAR BOGOR - Tiga pelajar SD asal Kota Depok yang hidup di tengah keterbatasan bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Mereka berbincang banyak hal seputar kehidupan dengan sang kepala daerah.
Tiga pelajar asal Depok itu sempat menyedot perhatian karena tetap semangat pergi ke sekolah meski tanpa kaki dan tiba di sekolah dengan menggunakan skateboard.
Ketiga pelajar SD itu lalu bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di kediaman pribadinya Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.
Dalam obrolan sang kepala daerah dengan tiga pelajar SD diketahui mereka berasal dari tiga sekolah berbeda di Kota Depok yakni SDN Bakti Jaya 5, SDN Mekar Jaya 11 dan SDN Sukatani.
Meski hidup di tengah keterbatasan, tetapi ketiga pelajar Kota Depok itu memiliki semangat tinggi dalam menjalani hari-harinya pergi ke sekolah hingga membuat Dedi Mulyadi kagum.
Salah satunya Iqbal yang diketahui pergi ke sekolah harus menggunakan skateboard. Sang ayah telah meninggal sedangkan ibunya mengalami keterbatasan fisik, kakinya diamputasi karena penyakit diabetes yang dialaminya.
Untuk biaya hidup sehari-hari, ibunda Iqbal berjualan kue hingga dipuji sang gubernur. Iqbal memiliki seorang kakak perempuan yang duduk di bangku SMP. Menjadi yatim dan hidup di tengah kondisi ekonomi dan keterbatasan fisik, tetapi Iqbal tak menyerah dan tampak selalu ceria.
"Kamu hebat, hidup dalam keadaan susah, bapak gak ada, ibu kakinya diamputasi tapi kamunya ceria banget," puji Dedi Mulyadi kepada Iqbal yang duduk di bangku kelas 1 SD tersebut dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Kepada Gubernur Jawa Barat, tiga pelajar asal Kota Depok itu mengaku bercita-cita menjadi atlet seperti atlet menembak dan atlet renang.
Setelah berbincang banyak hal, Dedi Mulyadi kemudian memberi mereka bantuan uang di antaranya untuk membeli skateboard.
Tak hanya itu Gubernur Jawa Barat juga meminta ketiganya memberi semangat kepada para pelajar lainnya untuk semangat berjalan kaki ke sekolah.
"Ajakin semua orang untuk jalan ke sekolah," kata Dedi Mulyadi yang kemudian diikuti ucapan semangat tiga pelajar tersebut kepada pelajar lainnya agar jalan kaki sekolah.
Editor : Eka Rahmawati