Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Peringatkan Orang Tua Harus Melek Teknologi, Dedi Mulyadi: Anak di Bawah Umur Jangan Diberi Akun Medsos

Ahmad Susandi • Sabtu, 7 Juni 2025 | 10:37 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ingatkan orang tua agar anak di bawah umur jangan diberi akun media sosial sebelum waktunya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ingatkan orang tua agar anak di bawah umur jangan diberi akun media sosial sebelum waktunya.

RADAR BOGOR — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menegaskan pentingnya perlindungan anak-anak dari dampak negatif media sosial.

Dalam sebuah pernyataan terbaru, Dedi Mulyadi mengingatkan para orang tua untuk tidak membiarkan anak-anak di bawah umur memiliki akun media sosial sebelum waktunya.

“Anak-anak yang di bawah umur belum layak punya akun. Jangan bikin akun, karena akun hanya diperbolehkan untuk orang yang sudah ber-NIK, ber-KTP,” ujar Dedi Mulyadi dalam khutbahnya.

Menurut Dedi Mulyadi, aturan tegas ini bertujuan agar penggunaan media digital sesuai dengan usia dan kapasitas mental penggunanya. Ia juga menyoroti pentingnya identitas digital yang jelas dan terverifikasi.

“Kalau handphone, tidak boleh menggunakan nama orang lain. Harus menggunakan KTP sendiri. Artinya, setiap penduduk yang memiliki nomor handphone dan nomor akun harus sesuai dengan jumlah MIK (Mobile Identification Key), jumlah KTP-nya,” katanya dengan nada tegas.

Dedi Mulyadi menjelaskan, langkah ini bukan semata-mata soal aturan administratif, tetapi merupakan upaya melindungi anak-anak dari konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.

“Apa sih tujuan dari itu? Melindungi anak-anak kita dari pengaruh media sosial yang bisa jadi akunnya bukan untuk anak remaja. Bahkan dewasa pun tidak boleh. Game bisa jadi bukan untuk anak remaja, apalagi anak-anak,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa saat ini banyak konten berbahaya yang bisa diakses dengan mudah oleh anak-anak jika orang tua tidak melakukan pengawasan.

Oleh karena itu, batasan penggunaan gawai dan media sosial harus diterapkan secara konsisten di lingkungan keluarga.

“Maka, batasan itu harus dilakukan. Untuk itu, Ibu dan Bapak harus mengerti teknologi. Lihat anak-anak kita pegang HP, kalau belum waktunya, jangan diberi HP,” pungkas Dedi Mulyadi.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #dampak negatif media sosial #gubernur jawa barat