RADAR BOGOR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera merenovasi jalur perbatasan strategis di Desa Tonjong.
Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat melakukan peninjauan ke lokasi perbatasan antara Kabupaten Cirebon (Jawa Barat) dan Kabupaten Brebes (Jawa Tengah), Sabtu (7/6).
Dalam kunjungan tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa ruas jalan provinsi Jawa Barat di kawasan itu akan diperlebar menjadi enam meter dengan konstruksi beton yang kokoh.
Selain meningkatkan aksesibilitas, perbaikan ini juga bertujuan memperindah wajah perbatasan Jawa Barat.
"Jalan provinsi di sini kita lebarkan, dibeton. Di sini bikin gapura perbatasan. Nanti ada gapura selamat datang dan tugu khas Cirebon di sisi perbatasan," ujar Dedi Mulyadi.
Ia juga menambahkan, "Diperlebar, bikin gapura jadi. Perlebar heula, dikasih taman kanan-kiri, kasih pohon ngebaris, dikasih pohon lurus."
Menurutnya, pembangunan gapura dan tugu akan mengadopsi unsur arsitektur tradisional Cirebon, seperti penggunaan bata merah berelief dan elemen ornamen khas Pakuan.
Desain ini diharapkan dapat menguatkan identitas budaya Cirebon sekaligus menjadi ikon visual yang menarik bagi pelintas.
Dedi Mulyadi juga mengarahkan Dinas Perkim mengenai gambaran tugu yang diharapkan, yaitu tugu yang tinggi seperti di Pakuan dan gerbang perbatasannya dicat putih.
Selain itu, penerangan jalan umum (PJU) akan dipasang untuk meningkatkan keamanan di malam hari.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menyoroti pentingnya pelibatan warga setempat dalam menjaga kebersihan dan keindahan kawasan.
Ia memerintahkan pengangkatan delapan warga sebagai tenaga outsourcing Pemprov Jawa Barat untuk merawat area perbatasan secara rutin.
"Saya minta delapan orang diangkat menjadi pegawai outsourcing-nya Pemprov PU. Digaji tiap bulan, siapin mesin rumputnya. Delapan orang mulai besok ini tiap hari kerjanya ngebersihin ini, sebelum nanti jalannya dicor," pungkas Dedi Mulyadi.***
Editor : Eli Kustiyawati