RADAR BOGOR - Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda berkunjung ke kediaman Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan.
Sherly menanyakan soal banyaknya orang yang berkunjung ke kampung halaman Dedi Mulyadi.
"Oh ya, tadi saya ke sini, rame banget. Mereka bukan dari sini ya?" tanya Gubernur Maluku Utara.
"Bukan, mereka orang Jakarta, mana-mana," jawab Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat menceritakan, sejak jam 5 pagi, para pengunjung sudah berkeliling sawah dan makan sate.
"Tukang satenya saya cek, Sabtu Minggu itu dia dapet Rp150 sampai Rp200 juta sehari," pungkasnya.
Omset tukang sate yang beromset ratusan juta tersebut membuat Sherly Tjoanda kaget.
"Kalau di sini biasa, Jabar itu tingkat kulinernya tinggi," jelas Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat menceritakan, sempat menjadi branding sate saat masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
"Ada di Purwakarta dulu, sate yang saya branding ketika saya bupati. Rp1 miliar sehari," terang Dedi Mulyadi.
"Jualan apa?" tanya Sherly Tjoanda
"Sate, kalau Sabtu Minggu Rp1 miliar. Ngukurnya dari pajak. Kalau pajaknya Rp15 miliar, berarti penghasilan rata-rata per harinya rata-rata Rp500 juta, berarti kalau Sabtu Minggu bisa Rp1 miliar," jabar Dedi Mulyadi.
Saat ditanya apa saja kegiatan pengunjung ke Lembur Pakuan, Dedi Mulyadi menyebutkan, kebanyakan berjalan kaki.
"Pengennya ketemu saya, tapi sayanya selalu pergi," ujarnya.
"Jadi ke sini, nikmati suasana desa," tutur Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, pengunjung Lembur Pakuan di Hari Minggu mencapai 10.000 orang
"Tapi, kalau ini memang sudah ramai sebelumnya?" tanya Sherly Tjoanda.
"Engga, dulu sepi," sebut Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat menjelaskan, ia dilahirkan di Lembur Pakuan.
"Rumah saya di atas. Saya asli orang sini, tahun 1990 ke Purwakarta," tambahnya.
Sejak selesai menjabat Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi kembali ke Lembur Pakuan untuk mengurus kampung.
Editor : Siti Dewi Yanti