Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Penjual Es Nongnong di Kota Depok Dibawa Gubernur Jawa Barat ke Barak Militer, Dedi Mulyadi Bilang Begini kepada Korban Tabrak Lari

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 10 Juni 2025 | 03:35 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengajak Satimin ke dalam mobilnya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengajak Satimin ke dalam mobilnya.

RADAR BOGOR - Aksi sosial kembali dilakukan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat perjalanan ke Kota Depok.

Ya, kali ini Dedi Mulyadi tiba-tiba menghentikan mobil yang dinaikinya saat berada di Jalan raya Bogor, Kota Depok.

Gubernur Jawa Barat tersebut selama beberapa menit, terus memerhatikan seorang pria penjual es nongnong keliling dalam mobilnya.

Dedi Mulyadi tampak berbicara dengan driver dan memintanya untuk bersyukur.

“Bapak itu jualan belum ada yang beli, hidup terus bersyukur. Kita yang dapat gaji tiap bulan dapat pekerjaan tetap. Bapak ini nungguin yang beli,” ucap Gubernur Jawa Barat kepada drivernya di dalam mobil.

Setelah cukup lama menunggu, akhirnya mobil Dedi Mulyadi mendekati penjual es tersebut dan memintanya untuk ikut masuk mobil.

“Sini naik mobil saya,” ucap Gubernur Jawa Barat.

Awalnya, penjual es tersebut sempat ragu untuk ikut karena harus meninggalkan gerobak es miliknya.

“Ini lagi jualan,” singkat penjual es nongnong tersebut.

Namun, akhirnya mau ikut ke mobil setelah ada tukang parkir minimarket yang bersedia menjaga gerobak es.

Seperti biasa, Gubernur Jawa Barat memberikan uang. “Ini uang titipannya, nih,” ucap Dedi Mulyadi.

Di dalam mobil, penjual es nongnong keliling tersebut hanya bisa terdiam karena tiba-tiba ada yang membawanya ke mobil.

Kepada Dedi Mulyadi, pria yang mengaku bernama Sutimin tersebut berasal dari Klaten namun kini sudah menjadi warga Kota Depok.

Sutimin mengatakan, sudah tinggal di kawasan Kota Depok sejak tahun 1978.

Menurut Sutimin, awalnya bekerja di pabrik konveksi namun berhenti karena bangkrut.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, Sutimin kemudian berjualan es nongnong keliling sejak tahun 1996.

Sutimin mengakui, saat ini pembeli dagangannya sudah berkurang karena banyak saingan namun masih tetap bertahan agar bisa menghidupi keluarganya.

Biasanya, Sutimin mengaku memproduksi sendiri es nongnong di rumahnya.

Dalam sehari, biasanya dapat Rp100 ribu hingga Rp200 ribu dengan keuntungan setengahnya.

Sutimin menambahkan, mempunyai tiga orang anak yang bekerja di pabrik, namun masih ada satu orang yang belum menikah.

Ia menuturkan, saat bekerja di pabrik pernah terjatuh dari lantai dua sehingga kepalanya mengalami luka.

Tidak hanya itu, Sutimin pun pernah menjadi korban tabrak lari sehingga kakinya mengalami luka berat dan pincang hingga kini.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat menanyakan kepada Sutimin apakah menganal dirinya.

Dengan polos, Sutimin tidak mengetahui bahwa orang yang ada di depannya adalah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Kenalkan, Haji Udin,” ucap Dedi Mulyadi kepada Sutimin.

Setelah cukup lama berdialog, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan bahwa Satimin akan dibawa ke barak militer.

Dengan tenang, Satimin menjawab tidak apa-apa dibawa ke tempat yang belum dikenalnya.

Saat akan tiba di lokasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tiba-tiba memberikan sejumlah uang pecahan Rp100 ribuan kepada Satimin.

Ketika tiba di Markas Divif 1 Kostrad Cilodong, tampak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memperkenalkan Satimin kepada Wali Kota Depok.

Karena belum mempunyai rumah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Wali Kota Depok agar membantu Satimin.

“Siap pak,” ucap Wali Kota Depok, Supian Suri kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #barak militer #depok #gubernur jawa barat