Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Ungkap Masalah Warga Menengah ke Bawah, Dedi Mulyadi: Semiskin-miskinnya Orang Jawa Barat, Jajannya Rp10 ribu

Siti Dewi Yanti • Rabu, 11 Juni 2025 | 07:45 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan permasalahan orang miskin di Jabar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan permasalahan orang miskin di Jabar

RADAR BOGOR - Di depan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Barat menyatakan ingin membuat tatanan Jawa Barat sehat.

"Caranya gimana? Semiskin-miskinnya orang Jawa Barat, jajannya Rp10 ribu. Semiskin-miskinnya orang Jawa Barat merokok, rokoknya sebungkus," ujarnya.

Dedi Mulyadi menuturkan, hal tersebut diketahui berdasarkan riset yang dilakukannya.

"Karena setiap hari saya bergaul dengan mereka," ungkapnya.

Kemudian, Dedi Mulyadi menjelaskan, yang menjadi problem terkait pola jajan Rp10 ribu yang berubah menjadi penyakit.

"Bukan berubah jadi peningkatan kaya protein," lanjutnya.

Mengenai kadar gizi, Dedi Mulyadi menjelaskan, kebanyakan mendapatkan jajanan yang tersebar pada seluruh lingkungannya.

"Yang Kementerian Kesehatannya tidak pernah memberikan sertifikasi," tuturnya.

Gubernur Jawa Barat memberi contoh sejumlah pedagang makanan yang kerap ditemui.

"Tukang cilok ini, sertifikasi kesehatannya bener engga? Tukang Basreng, dan sejenisnya," ungkapnya.

Dedi Mulyadi menjabarkan, tidak menganggap makanan-makanan tersebut tidak baik.

"Tetapi saya lihat, itu kan minyak jelantahnya, tiga hari engga ganti. Itu dikonsumsi oleh anak-anak kita," pungkasnya.

Bahkan saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi sempat membuat kebijakan yang membuatnya dibenci semua orang.

Dedi Mulyadi menceritakan, kebijakan yang dimaksud, salah satunya mewajibkan setiap siswa membawa bekal ke sekolah.

Tidak hanya mendapat asupan gizi yang cukup, Gubernur Jawa Barat menyampaikan, namun juga membuat anak-anak berhenti jajan.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #masyarakat miskin