RADAR BOGOR – Dalam sebuah diskusi ringan namun sarat makna yang ditayangkan di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, muncul percakapan menarik antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.
Topik yang dibahas Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda adalah tantangan pengembangan pariwisata di kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku Utara yang dikenal kaya akan potensi bahari.
Sherly Tjoanda membuka pembicaraan dengan menanyakan solusi konkret untuk memajukan sektor pariwisata Maluku Utara.
Ia mengeluhkan kendala utama yang dihadapi, yaitu jauhnya jarak dan mahalnya biaya tiket pesawat yang sering kali bahkan melebihi ongkos perjalanan ke Korea atau Jepang.
Dedi Mulyadi, dengan gaya khasnya yang santai dan penuh humor, merespons dengan nada bercanda tapi menyimpan ide kreatif.
“Ibu punya laut, habis laut kan nyelam ke bawah pakai baju putri duyung. Kan heboh, tuh,” ujarnya sambil tertawa.
Menurut Dedi Mulyadi, modal utama pariwisata Maluku Utara sudah ada, yaitu alam yang indah, perempuan yang berdaya, dan pelaku usaha yang siap.
Ketika Sherly Tjoanda mengeluhkan tingginya harga tiket, Dedi Mulyadi menyarankan secara berseloroh, “Ibu subsidi aja pesawatnya, kan Ibu kaya.”
Sherly Tjoanda pun menimpali, “Kayaknya enggak bisa pakai APBD buat subsidi tiket pesawat, Kang.”
Kemudian langsung dibalas Dedi Mulyadi sambil tertawa, “Enggak, sama Ibu aja. Subsidi dulu.”
Salah satu tamu yang datang pun mengungkapkan maksud Dedi Mulyadi, yaitu menggunakan uang pribadi.
Sherly Tjoanda pun ikut tertawa dan berkata, “Kan janda, Pak.”
Percakapan penuh gelak tawa ini menyiratkan kenyataan serius bahwa potensi pariwisata daerah akan sulit berkembang tanpa intervensi nyata.
Terlebih bagi wilayah yang jauh dari pusat ekonomi seperti Maluku Utara, aksesibilitas dan promosi menjadi kunci utama.***
Editor : Eli Kustiyawati