RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kegiatan di sekolah setelah ulangan atau Penilaian Akhir Tahun (PAT) jelang kenaikkan kelas.
Menurut Dedi Mulyadi jika tidak ada kegiatan di sekolah setelah PAT maka sebaiknya siswa diliburkan.
Hal tersebut disampaikan gubernur Jawa Barat saat mengecek pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di SMAN 1 Cikampek di Kabupaten Karawang.
Dalam video yang diunggah di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, awalnya gubernur Jabar mengecek kesiapan sekolah dalam pelaksanaan SPMB.
Dedi sempat berbincang dengan operator sekolah hingga orang tua murid dan menanyakan seputar SPMB.
Tak hanya itu, orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat itu juga sempat berbincang dengan siswa SMAN 1 Cikampek yang masih menjalani ulangan atau PAT.
Selanjutnya Dedi menyampaikan pesan kepada kepala sekolah yang turut mendampinginya terkait kegiatan siswa setelah ulangan atau menjelang kenaikkan kelas.
Kepada Kepala SMAN 1 Cikampek Agus Setiawan, Dedi mengatakan bahwa dirinya sudah membahas dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat Purwanto terkait rencana sekolah diliburkan jika tidak ada kegiatan.
"Saya udah ngomong ke Kadisdik kan setelah ulangan anak-anak ada yang kenaikkan kelas, menuju kenaikkan kelas itu sering waktunya kosong, kalau tidak ada kegiatan di sekolahnya, tidak ada kegiatan Porseni, kosong, lebih baik diliburkan," ujar Dedi Mulyadi.
Terkecuali kata Dedi jika di sekolah setelah ulangan ada kegiatan seperti seni, pertandingan olahraga, dan lain-lain maka silakan dilanjutkan.
Pada kesempatan tersebut Kepala SMAN 1 Cikampek menyebut pihaknya sudah mengagendakan kegiatan dalam mengisi waktu setelah ulangan dan menurut gubernur hal itu tidak masalah.
"Kalau kosong, gak ada kegiatan seni, pertandingan olahraga mereka di sekolah cuma nongkrong-nongkrong doang lebih baik diliburkan, tapi kalau ada kegiatan jalan terus," sambung sang gubernur.
Editor : Eka Rahmawati