RADAR BOGOR - Seperti biasanya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berkeliling daerah dan kali ini mendatangi Dusun Susuru, Desa Kertajaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis.
Kelebihan kawasan yang didatangi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ini, masyarakat yang tinggal di Susuru, Ciamis hidup berdampingan dengan damai walaupun berbeda keyakinan.
Saat pertama kali turun dari mobil, Gubernur Jawa Barat langsung melihat gereja.
"Pendetanya ada?," tanya Dedi Mulyadi kepada tokoh masyarakat yang mendampingi.
Menurut tokoh tersebut kepada Gubernur Jawa Barat, pendeta gereja yang ada di Susuru tersebut berasal dari kawasan Kuningan.
Dedi Mulyadi pun sempat melihat-lihat kawasan gereja.
"Jamaah gereja di sini ada berapa," tanya Dedi Mulyadi kepada tokoh yang mengenakan peci merah.
"Kurang tahu ya, barangkali 120 orang lebih lah, warga di sini," ucap tokoh masyarakat sekitar.
Ya, Dedi Mulyadi disambut ibu-ibu yang histeris ingin bersalaman.
Tidak hanya itu, Gubernur Jawa Barat juga mendatangi salah satu rumah yang menganut penghayat Sunda Wiwitan.
Dedi Mulyadi juga sempat berdialog dengan pasangan suami istri pemilik rumah yang menganut Sunda Wiwitan.
Kepada Gubernur Jawa Barat, istri pemilik rumah mengaku bapak dan ibunya beragama Katolik.
Selain gereja, di Dusun Susuru juga ada Masjid hingga tempat pertemuan Sunda Wiwitan.
"Rewas pak, bingah," ucap pria penganut Sunda Wiwitan tersebut kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim