RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ingin membangun pola berpikir di lingkungan Jabar.
"Maka mindset yang ingin dibangun oleh saya hari ini adalah semua orang kerja enggak boleh lagi di menara gading," tuturnya.
Dedi Mulyadi mengimbau ruangan kantor jangan terlalu mewah.
"Sudahlah. Buat apa kantor mewah manfaatnya enggak ada? Orang hari ini bisa jalan, bisa berjalan," pungkasnya.
Gubernur Jawa Barat menyebutkan, saat ini pekerjaan bisa dilakukan di mobil.
"Orang bisa rapat di mobil, semua bisa dilakukan eksekusi sambil tiduran. Ngapain kita mikirin lagi kantor yang mewah?" tegasnya.
Dedi Mulyadi juga menyinggung terkait membenahi kantor-kantor peninggalan kolonial.
"Karena destinasi misalnya, kenapa kantor di Cirebon dihidupkan? Karena destinasi," ujarnya.
Gubernur Jawa Barat menjelaskan, sejumlah kantor di Purwakarta dan Bogor dihidupkan karena destinasi.
"Kenapa nanti gedung Pakuan dihidupkan? Sebentar lagi akan jadi destinasi. Kemudian kenapa gedung di Garut dihidupkan? Karena destinasi. Kemudian kenapa gedung sate ditata? Karena destinasi," bebernya,
Dedi Mulyadi menuturkan, sejumlah lokasi tersebut akan menjadi tujuan study tour anak-anak Jawa Barat.
"Nanti studi tour itu adalah sebuah areal penelitian bagi seluruh artefak seluruh peninggalan, seluruh apapun yang ada pada wilayah tersebut," tandasnya.
Editor : Siti Dewi Yanti