RADAR BOGOR - Kondisi jalan memang selalu menjadi perhatian bahasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam setiap kesempatan.
"Lebih baik jadi pemimpin yang apa adanya, daripada pemimpin yang diada-ada," ungkap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ketika menghadiri Nganjang ka Warga di Kabupaten Karawang.
Saat di atas panggung, Gubernur Jawa Barat menanyakan kepada bupati apakah semua jalan sudah bagus.
Kemudian kompak warga menjawab belum, masih ada jalan rusak.
"Cicing heula sia teh," ucap Dedi Mulyadi kepada warga.
Menurut Gubernur Jawa Barat, jalan yang sudah bagus harus dipelihara.
Sedangkan, kata Dedi Mulyadi, jalan yang masih rusak tugas pemimpin untuk memperbaiki.
"Tugas pak Bupati, tugas gubernur ngomean jalan goreng," kata Gubernur Jawa Barat.
"Anu alus geura urus, nu goreng urang garap," sambung Dedi Mulyadi.
"Anu jalan provinsi bagian gubernur, jalan kabupaten bagian bupati, jalan desa bagian kades," tutur Gubernur Jawa Barat.
Dedi Mulyadi menegaskan, apabila Kadesnya tidak cukup uangnya maka dibantu bupati.
Lebih lanjut ia mengatakan, apabila bupati tidak cukup anggarannya maka dibantu gubernur.
Selain itu, jika gubernur tidak cukup anggarannya dibantu presiden sehingga beres.
"Di dieu mah atuh da, aya jalan ka sawah goreng langsung ka nu TikTokeun, pak Dedi Mulyadi kumaha jalan goreng pak Dedi, duh aing sia teh," jelas Gubernur Jawa Barat.
"Dikirim ku aing teh ka bupati, ari ceuk bupati teh, eta mah jalan desa paranti ka sawah, heueuhkeun bae rek jalan desa, jalan naon pokokna 2027 anggeus nepi ka tungtung sawah," pungkas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim