Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saweran Terbesar Gubernur Jawa Barat Tembus Rp100 Juta, Dedi Mulyadi: Duit Saya akan Berikan Pada Orang-orang yang Punya Cinta

Siti Dewi Yanti • Senin, 16 Juni 2025 | 07:29 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan saweran terbesar kepada pasangan suami istri
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan saweran terbesar kepada pasangan suami istri

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Kabupaten Purwakarta dalam acara Nganjang ka Warga.

Di acara tersebut, Dedi Mulyadi bertemu dengan suami istri yang memiliki dua anak. Sayangnya, sang suami tidak bisa melihat sejak tahun 2020.

Walau begitu, berdasarkan penuturan pasangan tersebut, sang istri tetap tinggal bersama suami, walau tidak berpenghasilan.

"Saya dari tadi menikmati. Saya begitu duduk menikmati ini keluarga bahagia banget saya lihat apa sih sebenarnya yang ada dalam diri saya," ujarnya.

Gubernur Jawa Barat mengaku, mengagumi dan merasakan bagaimana bahagianya sang istri.

"Saya ingin menyempurnakan, saya punya duit, saya punya kuasa. Anda punya cinta maka duit saya akan berikan pada orang-orang yang punya cinta dalam hidup ini," pungkasnya.

Dedi Mulyadi menyebutkan, yang diberikan merupakan saweran terbesar ketika dirinya berkeliling.

"Karena saya hari ini duitnya cukup, enggak punya hutang. Aa sebentar lagi mau nikah tinggal Nihiang dan Yudistira," sebutnya.

Gubernur Jawa Barat menyebutkan, tidak memiliki beban hidup yang berat.

"Duit saya cukup untuk apa duit banyak kalau tidak ada manfaat nanti apa yang akan dikembangkan dengan uang Rp100 juta," tanyanya.

Sang istri bersyukur dengan apa yang diberikan Dedi Mulyadi kepada dirinya.

"Alhamdulillah, terima kasih," ucapnya.

Gubernur Jawa Barat menghimbau, pasangan tersebut harus memiliki rencana manajeman.

"Dalam pandangan kasat mata orang si teteh ini bodoh. Kenapa? Mau menerima suaminya yang sudah tidak bisa melihat," tutur Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat menuturkan, sang istri mau hidup tanpa dinafkahi secara lahiriah.

"Mau membesarkan anak-anaknya, mau setia itu adalah perbuatan bodoh tapi karena ikhlas maka di situlah kekuatan kepandaian teteh yang sebenarnya," sebutnya.

Hal tersebut, Dedi Mulyadi melanjutkan, merupakan kekuatan seorang perempuan dan seorang istri.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #Nganjang ka Warga #gubernur jawa barat #purwakarta