RADAR BOGOR - Selalu ada cerita di balik acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, sebuah momen pertemuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan rakyat Jabar.
Abdi Nagri Nganjang Ka Warga digelar secara rutin di berbagai daerah di Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan sudah memasuki edisi ke-10 yang digelar di Lapangan Sahate, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (14/6/2025).
Pada momen yang diunggah di YouTube Lembur Pakuan Channel, Dedi berbincang dengan seorang ibu yang memakai kaos hitam hadir dan memintanya naik ke panggung.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kemudian bertanya berbagai hal kepada ibu yang mengaku bernama Yani Handayani.
Kepada Dedi, Yani mengatakan bahwa dirinya kini hidup sendiri sejak sang suami meninggal dunia 6 tahun lalu. Meski memiliki anak dan telah berumah tangga, Yani tidak ingin merepotkan anak-anaknya sehingga ia memilih mencari nafkah untuk menghidupi dirinya sendiri.
Wanita asal Cilegon yang sejak lama tinggal di Kabupaten Purwakarta itu mengaku tinggal di sebuah rumah kontrakan seorang diri.
Setiap bulan Yani harus membayar kontrakan sebesar Rp500 ribu dan untuk memenuhi biaya hidupnya ia bekerja merawat seorang lansia di Purwakarta.
Dedi kemudian menanyakan berapa gaji Yani dalam sebulan dan ia mengaku Rp1 juta. Uang tersebut digunakannya untuk biaya kontrakan sebesar Rp500 ribu dan ongkos menuju tempatnya bekerja yang mana sekitar Rp400 ribu sehingga hanya menyisakan sekitar Rp100 ribu untuk makan sebulan.
"Makan dari mana?" tanya Dedi Mulyadi kepada Yani.
"Puasa Senin Kamis, anak udah pada rumah tangga, udah gak mau nyusahin anak, gak mau ngerepotin anak," jawab Yani yang membuat Dedi Mulyadi kagum.
Tak lama kemudian Dedi pun mengeluarkan sejumlah uang dan menyerahkannya kepada Yani untuk biaya kontrakan selama dua tahun.
"Aku kasih kontrakannya dua tahun," ujar Dedi yang membuat Yani mengucapkan terima kasih.
Tak hanya dari Dedi Mulyadi, sejumlah tamu yang hadir juga turut memberinya bantuan hingga total mencapai Rp24 juta lebih.
"Hebat eceu teh ini yang disebut dengan perempuan hebat, gak ngerepotin anak, kerja ngurus lansia," ujar gubernur Jawa Barat.
Editor : Eka Rahmawati