Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Minta Penebangan Pohon di Cianjur Dihentikan, Dedi Mulyadi: Banjir dan Longsor Lebih Mahal, Tidak Sebanding dengan Harga Kayu

Eka Rahmawati • Senin, 16 Juni 2025 | 16:03 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mendengar keluhan warga soal bencana banjir dan longsor.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mendengar keluhan warga soal bencana banjir dan longsor.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta aktivitas penebangan pohon Desa Pasawahan, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur dihentikan.

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat melakukan kunjungan ke wilayah Cianjur Selatan bersama Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Senin (16/6/2025). 

"Saya lagi berada di Cianjur Selatan dengan Pak Bupati (Bupati Cianjur) ini warga ada yang ngeluh sok Akang ngomong naon," kata Dedi Mulyadi dikutip dari Instagram @dedimulyadi71 seraya meminta salah satu warga menyampaikan keluhannya.

"Ini Pak hutan di kami habis ditebang di daerah Pasawahan Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur," ujar salah satu warga menyampaikan keluhannya di hadapan Dedi Mulyadi dan Bupati Cianjur Wahyu Ferdian.

"Hutannya hutan siapa?" tanya Dedi Mulyadi kepada warga tersebut.

"Hutan milik Perhutani Pak, KPH Sukabumi," jawab warga tersebut seraya menjelaskan hutan di bawah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sukabumi tengah melakukan penebangan. 

"Dampak dari penebangan itu adalah?" tanya Dedi lagi

"Banjir dan longsor Pak," jawab warga tersebut.

Setelah mendengar keluhan warga, Dedi Mulyadi kemudian menyampaikan kepada jajaran Perhutani agar menghentikan upaya penebangan.

"Buat jajaran Perhutani ya Provinsi Jawa Barat mohon hentikan seluruh upaya penebangan di areal Perhutani karena menimbulkan bencana yang tidak berhenti, ada longsor, ada banjir," kata Dedi Mulyadi.

Jika pohon tersebut merupakan pohon ekonomi kata Dedi pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersedia membeli pohon tersebut dengan catatan tidak ditebang. Sebab bagi Dedi yang terpenting masyarakat tidak mengalami terus bencana.

"Hentikan seluruh penebangan karena bencana terus melanda, gunakanlah perasaan, jangan hanya menggunakan kepentingan ekonomi dan pendapatan," ungkap gubernur Jabar.

Sebab menurut gubernur Jabar pendapatan dari penebangan pohon tidak sebanding dengan kehancuran dan kerusakan lingkungan dan biayanya lebih mahal.

"Banjir lebih mahal, longsor lebih mahal, biaya perbaikan jalan, biaya perbaikan rumah mahal dibanding dengan harga kayu, hentikan dulu ya, saya minta ke jajaran Perhutani Pemangku Wilayah Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat," kata Dedi Mulyadi.

Chef Imran saat membuat menu spesial di Lagoon Harmony Night
Chef Imran saat membuat menu spesial di Lagoon Harmony Night
Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #pohon #gubernur jawa barat #cianjur