Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bupati Wali Kota Diminta Gubernur Jawa Barat Cepat Buat Surat Keputusan Sekolah Hingga Jumat, Dedi Mulyadi Sebut Budak Awewe Bisi Diseureud Sandekala

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 17 Juni 2025 | 09:32 WIB
Warga datangi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk minta tolong.
Warga datangi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk minta tolong.

RADAR BOGOR - Sudah adanya surat edaran terkait sekolah hingga hari Jumat, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta bupati dan wali kota segera menindaklanjutinya.

"Gubernur boga kebijakan, ayeuna mah da tos malam libur pan Sabtu mah libur," ucap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Karawang, namun secara kompak warga langsung menjawab belum, Jumat 13 Juni 2025.

"Di mana? engke pak Bupati ngademel surat keputusan di tahun ajaran baru sakola nepi ka Jumaah, Sabtu libur," tegas Dedi Mulyadi.

Menurut Dedi Mulyadi, jadwal kegiatan Nganjang ka Warga bahkan dipindah dari malam Kamis menjadi malam Sabtu sebab besoknya libur.

Lebih lanjut Gubernur Jawa Barat mengatakan, bagi kabupaten dan kota yang belum meliburkan harus segera menindaklanjuti agar sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kuring mah keur jadi bupati Purwakarta keneh, sakola geus tepi ka poe Jumaah, ti baheula 17 tahun ka tukang," sebut Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat menegaskan, disamakannya jadwal sekolah tersebut agar para siswa tidak keluar rumah tanpa ditemani orang tuanya.

Dedi Mulyadi mengungkapkan, sudah banyak kejadian banyak pelajar yang berkelahi pukul 12 malam hingga pukul 3 dini hari.

Kepada warga, Gubernur Jawa Barat menjelaskan, banyak pelajar yang janjian berkelahi melalui Instagram.

Tidak hanya itu, Dedi Mulyadi menceritakan, ada salah satu kasus di Cirebon yaitu seorang siswa SMA kelas 2 disuruh membuat molotov.

"Di Purwakarta, janjian jam 3 dikadek ku babaturanana gelut, janjian di IG," papar Gubernur Jawa Barat.

Oleh sebab itu, Dedi Mulyadi mengultimatum para orang tua terutama ibunya melihat anaknya ada di rumah atau tidak pukul 22.00.

"Budak ayeuna gelutna make pakarang silih kadek," kata Gubernur Jawa Barat.

Yang kedua, sambung Dedi Mulyadi, anak perempuan tidak boleh keluar malam.

"Bisi ku Sandekala, ari Sandekala teh awakna jangkung gede, godegan, kumisan, lamun diseureud ku sandekala eta budak teh engkena telat bulan," tutur Gubernur Jawa Barat.

"Pan aing ge kamari dibeberik ku emak-emak, ya Allah ya Robbi, pak Dedi pang nulungankeun anak aing reuneuh, jadi gubernur teh tukang ngurus nu kieu, kunaon? lalakina teu tanggungjawab," jelas Dedi Mulyadi.

"Ari palebah ngeunahna ka aing teu bebeja, ari palebah reuneuhna ka aing bebeja, da rakyat Jawa Barat mah ka aing teh bebeja teh palebah kitu hungkul," pungkas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #bogor #sekolah #gubernur jawa barat