Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sosok Istri Setia Dampingi Suami Meski Tak Bisa Melihat Bikin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Kagum dan Beri Bantuan: Jadi ART hingga Buka Warung

Mera Puspita Sari • Rabu, 18 Juni 2025 | 10:37 WIB

 

 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan bantuan Rp100 juta pada salah satu warga Purwakarta.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan bantuan Rp100 juta pada salah satu warga Purwakarta.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum lama ini mengundang pasangan suami istri ke kediamannya untuk menerima bantuan Rp100 juta. Inilah sosok seorang istri yang setia menerima kondisi suaminya hingga membuat Gubernur Jawa Barat kagum.

Sosok istri yang merupakan ibu rumah tangga ini gigih menggantikan peran suami sebagai tulang punggung keluarga. Mulai bekerja sebagai asisten rumah tangga, buruh pabrik, hingga buka warung di depan rumah.

Ibu tersebut diketahui mempunyai suami menderita glaukoma, yang mana sebelumnya sehat, mampu bekerja, dan menafkahi istrinya.

Namun, saat dia mengalami keluhan pada area kepala disertai pandangan kabur, hingga gelap total. Peran utama mencari nafkah diambil alih istrinya.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Beri Bantuan ke Warga di Lokasi Rawan Longsor di Nyalindung Sukabumi, Dedi Mulyadi: Bangun Rumah Panggung

“Awal tahun 2020 kalau nggak salah bulan Maret, kepala itu sakit pak yang nusukin gitu, kelihatan kabur berasap, setiap mau kerja narik angkot” ungkap pria bernama Iwan warga Purwakarta dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel. 

Keadaan semakin parah hingga satu bulan setelahnya, pandangan gelap, sampai melakukan operasi maupun laser tapi tetap belum bisa melihat.

Kondisi seperti itu, membuat sang istri mau tidak mau menjalankan fungsi suami untuk mencari nafkah dan tetap setia tidak meninggalkan suaminya.

“Teteh bagaimana perasaannya waktu itu? Otomatis kan yang kerja nggak ada,” tanya Dedi.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Larang Ada Pungutan di Jalan, Langsung Tegur Warga yang Minta Sumbangan di Jalur Longsor, Dedi Mulyadi: Ngerakeun

“Kalau itu sih sabar, harus kuat Ya Allah. Tapi dalam hati harus gimana, gimana ini. Dari batin kecil saya, kasihan lihat aa kalau sama saya ditinggalin sama siapa, sedangkan orang tuanya kan broken home,” ungkap ibu tersebut.

Dedi Mulyadi lantas menanyakan perihal pemenuhan kebutuhan sehari-hari untuk makan, biaya sekolah dan lainnya.

“Bayangan teteh menghadapi hari esok, beras dari mana, makan dari mana, biaya sekolah anak gimana,” tanya Dedi.

Ibu tersebut ternyata sempat kerja menjadi ART serta jadi karyawan atau buruh pabrik.

“Pernah kerja di saudara jadi asisten rumah tangga, suruh ngepel, nyuci kayak gitu 2 tahun, digaji Rp50 ribu sehari. Kalau pulang suka dibawain teman nasi (lauk atau sayur),” ujar ibu tersebut.

“Terus pernah kerja di Cempaka, setahun kontrak, berhenti karena tutup, PHK yang terakhir,” imbuhnya.

Baca Juga: Awalnya Bisa Melihat, Ternyata Ini Penyebab Warga Purwakarta Alami Kebutaan hingga Bikin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp100 Juta

Pasca kena PHK, ibu tersebut mendapat tawaran kerja lagi menjadi asisten rumah tangga selama satu tahun dan sehari memperoleh Rp50 ribu. 

Selanjutnya, ibu itu masih mengerjakan pekerjaan ART secara freelance atau kalau ada yang menyuruh saja. Sampai terbesit buka warung depan rumah untuk tambahan penghasilan.

“Dua minggu setelah lebaran (2025) buka warung di depan rumah,” ucap ibu tersebut.

“Alhamdulillah ada yang minjemin modal, gak gede sih cuma Rp1 juta,” kata suami ibu tersebut.

Baca Juga: Kisah Haru Istri Setia Dampingi Suami Meski Tak Bisa Melihat Bikin Gubernur Jawa Barat Kagum dan Beri Uang Rp100 Juta, Dedi Mulyadi: Si Teteh Hebat

Warung yang sudah berjalan 4 bulan tersebut dan dapat menghasilkan pendapatan per hari sekitar Rp100 ribu.

“Sehari dapat ya cukuplah pak buat jajan anak, buat makan, buat sekolah, Rp100 ribu kotor kadang ada yang nganjuk (ngutang),” ucap pasangan suami istri tersebut.

Selanjutnya Dedi Mulyadi menyerahkan segepok uang bernilai sekitar Rp100 juta, yang mana bantuan tersebut dipakai untuk menambah modal warung, memelihara domba.

“Ini yang janji saya kemarin,” ucap Dedi Mulyadi sambil menyerahkan segepok uang seratus ribu rupiah.***

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat