Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terlalu Kekinian, Gubernur Jawa Barat Sebut Desain Wisata di Area Pegunungan Tak Bertahan Lama, Dedi Mulyadi: Hanya Mengejar untuk Foto Selfie

Siti Dewi Yanti • Minggu, 22 Juni 2025 | 06:18 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan desain wisata pegunungan terlalu kekinian
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan desain wisata pegunungan terlalu kekinian

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan sejumlah staf Kementerian Kehutanan.

Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi sempat menyinggung mengenai pemulihan aspek alam agar berfungsi semestinya.

"Seluruh wilayah di Jabar terutama wilayah gunung-gunung di Jawa Barat itu kan secara ekologi dulu, kolonialisme Belanda sudah meletakkan perkebunan teh sebagai basic utama," ungkapnya.

Seiring berjalannya waktu, Gubernur Jawa Barat menilai, PTPN mengalami masalah dalam pengelolaan perkebunan

"Akhirnya banyak mengambil ikhtiar-ikhtiar jangka pendek, ikhtiar jangka pendek itu dalam bentuk KSO," tuturnya.

Kerja Sama Operasi (KSO) yang dilakukan, Dedi Mulyadi menyampaikan, berupa perubahan peruntukan lahan menjadi areal kebun sayur maupun areal kepariwisataan.

"Yang mengambil hak-hak tanah serta hak-hak pepohonan, yang melahirkan menurut saya justru akan ada kebangkrutan ekonomi jangka panjang," pungkasnya.

Gubernur Jawa Barat mengatakan, desain wisata yang ada terlalu kekinian.

"Yang hanya mengejar untuk foto selfie itu bertahannya enggak akan lebih dari 10 tahun," tekannya.

Menurut Dedi Mulyadi, pengunjung akan mengalami kejenuhan.

"Ini problem sehingga saya bicara besok malah merecovery itu mengembalikan kembali fungsi-fungsi perkebunan menjadi areal perkebunan pertama," jelasnya.

Gubernur Jawa Barat menjabarkan, perhutani mengalami problem fiskal pengelolaan hutan.

"Banyak hasil hutan yang menurun atau harga yang menurun itu kan juga melahirkan penebangan tanpa penanaman, dan itu berlangsung masih di berbagai daerah," lanjutnya.

Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengatakan, KSO pertambangan menimbulkan kerusakan.

"Sangat terasa dampaknya di wilayah Cianjur Selatan kemudian Bandung, Sukabumi, dan Garut itu sangat terasa implikasinya bencana banjir, longsor itu langsung secara masif terus-menerus," terangnya.

Gubernur Jawa Barat mengaku berpikir ekonomi yang berkelanjutan.

"Ekonomi yang berkesinambungan dan ekonomi yang harmoni," tandas Dedi Mulyadi.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #perhutani #ptpn #kementerian kehutanan #gubernur jawa barat #wisata pegunungan