RADAR BOGOR - Rakyat yang hadir dalam program Nganjang ka Warga di Bekasi, mendapatkan hiburan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Ya kali ini Jumat 20 Juni 2025, Gubernur Jawa Barat kembali membahas soal duda.
"Sehat pak Bupatinya, sehat pak Wakil Bupatinya, sehat bapak Wakil Ketua DPRD-nya, sehat pak Sekda, sehat para kepala dinasnya," jelas Dedi Mulyadi di hadapan warga.
Nah, Gubernur Jawa Barat juga memperkenalkan temannya salah satu pejabat di Bekasi yang juga berstatus duda.
"Teman gua duda semua," ucap Dedi Mulyadi.
"Makanya, saya ini sekarang selain gubernur, saya juga ketua Padudan," tutur Gubernur Jawa Barat.
"Apa itu? persatuan duda edan," kata Dedi Mulyadi.
"Ini ngapain sih, Kang Dedi kayak gini, bikin bahagia, ngabisin duit kagak?," sambung Gubernur Jawa Barat.
Menurut Dedi Mulyadi, duit yang dikeluarin oleh Pemprov berapa, orang yang dagang menghasilkan berapa, selesai acara kadang-kadang ada orang dapat rezeki juga lebih gede daripada uang yang dikeluarkan oleh Pemprov.
Sehingga, tutur Gubernur Jawa Barat, kegiatan seperti Nganjang ka Warga ada manfaatnya?
Lebih lanjut Dedi Mulyadi mengatakan, tidak ada kalau gubernurnya membuat pertemuan di hotel, makan hanya dengan pejebatnya, nyanyi-nyanyi bersama pejabatnya.
Gubernur Jawa Barat juga menyebutkan, penyanyi dalam sejumlah kegiatannya adalah Kanaya.
"Putih kinclong, cantik, janda lagi," jelas Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat menegaskan, jika dirinya lirik-lirik ke Kanaya tidak ada urusan, sebab tidak punya suami dan dirinya pun duda.
Sambil tertawa, Dedi Mulyadi menuturkan, duda itu hidupnya tidak ada batasan, sehingga jika ingin hidup merdeka maka jadilah duda dan janda.
Tapi, sambung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, ada menderitanya yaitu kalau pulang ke rumah, terus hujan, hidup sedih, duit tidak ada arti. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim