Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sebagai Salah Satu Tuan Rumah Piala Presiden, Gubernur Jawa Barat Beri Pesan ke Suporter, Dedi Mulyadi: Bebas Kumaha Aing, Nggak Bisa!

Mera Puspita Sari • Senin, 23 Juni 2025 | 07:56 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi pesan bijak pada suporter
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi pesan bijak pada suporter

RADAR BOGOR – Saat melakukan sidak kesiapan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, untuk event spektakuler pertandingan sepak bola Piala Presiden 2025, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan pesan penting kepada para suporter.

Dedi Mulyadi, yang saat itu didampingi Sekda, Bupati Bandung, Arya Sinulingga, dan jajaran terkait lainnya, mengaku sangat bangga karena stadion bersejarah Si Jalak Harupat ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah. Ia pun menekankan pentingnya menjaga seluruh aspek stadion tersebut.

“Ada kepercayaan bahwa di Jawa Barat ada stadion yang memenuhi standar, namanya Si Jalak Harupat. Tentunya, dengan digunakan sebagai tempat turnamen Piala Presiden ini, sebuah kehormatan, ya,” ungkap Dedi Mulyadi, dilansir dari YouTube Lembur Pakuan Channel, 23 Juni 2025.

“Karena supremasi politik tertinggi itu adalah Presiden. Jadi kalau Presiden membuat kejuaraan, pialanya di sini, bagi saya itu mahkota yang harus dijaga,” imbuhnya.

Dedi Mulyadi menambahkan bahwa dengan adanya pertandingan tersebut—terlebih Persib ikut serta—sudah pasti antusiasme masyarakat penggemar bola akan sangat tinggi. Oleh karena itu, perlu dijaga estetika sportivitasnya.

“Orang Jabar itu penggemar sepak bola. Apalagi Persib ikut, pasti tambah ramai. Dan tentunya, ini akan menambah semangat masyarakat Jawa Barat untuk mendapatkan tontonan yang menarik,” tuturnya.

“Karena kita ingin melihat pertandingan sepak bola bukan hanya sekadar pertandingannya, tetapi juga estetika sportivitas dan kelas tinggi dari sepak bola itu,” sambungnya.

Dari situlah, menurut Dedi Mulyadi, penting menumbuhkan semangat penggemar sepak bola di Jawa Barat untuk menjaga tradisi menjadi suporter yang baik.

“Sehingga bisa memberikan semangat bagi masyarakat Jawa Barat untuk terus menumbuhkembangkan tradisi menonton sepak bola yang baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa tidak ada yang namanya suporter bebas semaunya sendiri.

Sebab, hal itu bisa berdampak besar terhadap keberlangsungan tim sepak bola yang mereka dukung.

“Kan itu penting, karena suporter Indonesia itu harus dibangun tradisinya menjadi suporter yang baik. Dulu orang mengatakan, suporter tuh ‘bebas kumaha aing’. Nggak, nggak bisa,” paparnya.

“Karena ternyata, kekeliruan suporter berdampak pada nasib timnya. Semoga di Piala Presiden ini kita bisa memperlihatkan sebagai suporter yang cerdas, yang menghormati pertandingan, menghormati hasil pertandingan, dan menghormati tamu yang sedang bertanding,” pungkasnya.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #piala presiden