RADAR BOGOR - Jalan Raya Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok darurat sampah liar. Maraknya tumpukan sampah liar ini menjadi perhatian serius pemerintah Kecamatan Tapos.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Tapos, Jarkasih, mengatakan, permasalahan sampah di Jalan Raya Tapos menjadi skala prioritas.
Ia mengatakan, pemerintah Kecamatan Tapos kerap melakukan pembersihan sampah liar di Jalan Raya Tapos tersebut. Namun, kembali muncul sehari setelah dibersihkan.
"Jadi kami sering bersihkan, tapi besoknya sampah ada lagi," katanya kepada Radar Bogor Selasa 24 Juni 2025.
Agar permasalahan sampah ini bisa terselesaikan, Jarkasih mengatakan, pihaknya bakal melakukan pemetaan mulai dari waktu rawan buang sampah hingga lokasi yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar.
"Selanjutnya, kami akan lakukan pengawasan dan berusaha menangkap pelaku pembuang sampah liar tersebut," tuturnya.
Jarkasih menegaskan, pihaknya bakal memberikan sanksi terhadap para pelaku pembuang sampah liar di sepanjang Jalan Raya Tapos Depok tersebut.
"Nanti jika tertangkap, kami akan berikan sanksi sosial dan mendatangi rumahnya untuk membuat pelaku buang sampah sembarangan ini jera," tukasnya.
Diberitakan Radar Bogor sebelumnya, Wali Kota Depok, Supian Suri bersama aparatur Kecamatan Tapos dan berbagai elemen masyarakat melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang Jalan Raya Tapos, Sabtu 21 Juni 2025.
Namun, nyatanya kondisi Jalan Raya Tapos, Depok itu tak bisa lama Bebas dari sampah liar. Senin 23 Juni 2025 nampak sampah-sampah liar mulai menghiasi jalan Raya Tapos Depok itu.
Pantauan Radar Bogor, sampah-sampah liar itu berada di sebelah kiri jalan (dari arah kantor kecamatan Tapos). Sampah liar itu berada di dekat pinggiran sungai.
Sedikitnya ada empat titik sampah liar yang terlihat di jalan Raya Tapos pada Senin (23/6/2025).
Sampah-sampah itu terbungkus kantong kresek. Volume sampah beragam, ada yang hanya dua sampah tiga kantong kresek ukuran sedang. Ada yang memanjang hingga 2 meter.
"Iya, kemarin sempat ada kegiatan bersih-bersih, sampai walikota turun, tapi ya ada aja oknum masyarakat yang masih buang sampah sembarang," kata Abdurahman warga Tapos kepada Radar Bogor.
Ia mengatakan, oknum masyarakat yang membuang sampah di jalan Raya Tapos kebanyakan masyarakat yang melintas mengunakan sepeda motor.
Mereka membuang saat waktu subuh atau malam hari. "Biasanya malam atau subuh, buangnya sambil jalan motornya," tuturnya.
Sementara itu, Febriansyah warga Tapos lainya mengatakan, jika permasalahan sampah di pinggir Jalan Raya Tapos harus benar-benar ditangani. Pasalnya semakin hari semakin banyak titik sampah liar baru.
"Kadang yang satu dibersihkan, pindah titiknya. Penanganya harus tuntas, bisa bikin sayembara dan ada sanksi tegas, jadi oknum masyarakat yang buang sampah sembarang mikir-mikir," pintanya. (faj)
Editor : Yosep Awaludin