Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Ditahan di Polres Sumedang karena Beli Motor Hasil Curian, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Restorative Justice, Semoga Terlaksana

Asep Suhendar • Rabu, 25 Juni 2025 | 08:40 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu keluarga Usep, pria yang sedang ditahan di Polres Sumedang.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu keluarga Usep, pria yang sedang ditahan di Polres Sumedang.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menemui masyarakat yang tengah menghadapi masalah. Kali ini bertemu dengan keluarga Usep, pria yang kini ditahan di Polres Sumedang, Rabu (25/6/2025).

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa Usep ditahan oleh pihak kepolisian karena membeli satu unit sepeda motor yang diduga adalah hasil curian. 
 
"Pagi saya tidak sedang jalan di sawah, tapi lagi bertemu dengan keluarga siapa? Keluarga Kang Usep yang sekarang ditahan di Polres Sumedang karena kasus membeli barang hasil curian yaitu membeli motor hasil curian," ucap Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71.
 
Baca Juga: Nekat Jalan Kaki Selama 26 Hari, Pria Asal Prabumulih Ingin Bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ternyata Ini Tujuannya
 
Dedi juga menjelaskan bahwa kasus Kang Usep ini sudah berproses dan memasuki tahap P21. Dengan kata lain, hasil penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian sudah lengkap. 
 
Fakta-fakta yang ditemukan oleh pihak penyidik sudah cukup kuat bahwa yang bersangkutan telah membeli barang curian. 
 
"Tetapi hasil curiannya pertama mungkin tidak mengetahui, yang kedua nilai curiannya juga hanya Rp2 juta ya pembeliannya. Maka hari ini keluarga ini akan segara mendapat bantuan hukum dari tim kuasa hukum Jawab Istimewa," ungkap Dedi Mulyadi.
 
Nantinya, tim kuasa hukum akan melakukan restorative justice atau mencari solusi yang adil dan fokus pada pemulihan bukan hanya pada hukuman.
 
Baca Juga: Dedi Mulyadi Ubah Alokasi Dana Hibah untuk Bangun Sekolah hingga Siapkan Beasiswa Khusus Santri, Gubernur Jawa Barat: Jadi Lebih Bermanfaat
 
Pihak keluarga juga meminta agar Usep dibebaskan karena perkaranya di bawah Rp10 juta, dan semua itu ada kebijakannya di Kejaksaan Agung. 
 
Dedi Mulyadi berharap agar peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati lagi dalam bertindak atau membeli sesuatu. 
 
"Semoga peristiwa ini menjadi pembelajaran penting dan tidak boleh membeli barang yang tidak tahu asal usulnya dan tidak dilengkapi oleh keterangan surat-surat yang otentik," jelas Gubernur Jawa Barat.
 
Baca Juga: Tangan Gubernur Jawa Barat Bengkak karena Pernah Jatuh dari Motor dan Ditarik Emak-Emak saat Salaman, Dedi Mulyadi: Saking Sayangnya
 
Pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta itu juga mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan bantuan untuk keluarga yang bersangkutan dengan memberikan biaya untuk istri dan anak-anaknya selama Usep menjalani proses hukum hingga bisa keluar.
 
"Untuk itu agar keluarnya tidak mengalami penderitaan kami menanggung biaya hidup keluarganya, anak-anaknya ketiga-tiganya selama selama berproses hukum sampai yang bersangkutan bisa keluar," pungkas gubernur Jawa Barat. 
 
Kebaikan yang diperlihatkan oleh Dedi Mulyadi sontak mendapat respon positif dari warganet.
 
 
 
 
Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #restorative justice #gubernur jawa barat