Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat bakal Panggil Kepala Daerah se-Jabar, Minta Terbuka Soal Anggaran, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Warga Teriak Jalan Butut

Eka Rahmawati • Kamis, 26 Juni 2025 | 08:58 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta agar para bupati dan wali kota transparan terkait anggaran belanja di masing-masing daerah.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta agar para bupati dan wali kota transparan terkait anggaran belanja di masing-masing daerah.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana memanggil para kepala daerah se-Provinsi Jabar terkait dengan anggaran di masing-masing wilayahnya.

Hal tersebut dilakukan gubernur Jawa Barat sebagai salah satu upaya mengatasi persoalan infrastruktur di Tatar Pasundan. Terlebih, Dedi mengungkapkan masih banyak postingan di media sosial yang memperlihatkan kondisi jalan rusak di Jawa Barat.

Dedi mengatakan dari postingan itu kemungkinan ada dua pertama jalan rusak merupakan jalan desa dan kedua adalah jalan kabupaten. Nah, untuk jalan desa gubernur Jabar meminta pemerintahan desa mengoptimalkan belanja dana desanya dan utamakan untuk pembangunan infrastruktur jalan.

Baca Juga: Kisah Pria Ditangkap Usai Beli Motor Tanpa STNK dan BPKB Ternyata Hasil Curian, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Beli Kendaraan Harus Ada Suratnya

"Pastikan jalannya berbeton atau berhotmik," ucap gubernur Jawa Barat dalam keterangannya yang dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Kamis, 26 Juni 2025.

Selanjutnya untuk pemerintahan kabupaten atau pemkab Dedi menyebut telah melakukan dialog dengan para bupati dan ternyata diketahui masih banyak anggaran-anggaran di pemerintah daerah yang bukan semestinya.

"Masih banyak belanja yang untuk kepentingan maminnya (makan minumnya) sangat tinggi, masih untuk perjalanan dinas, masih untuk kegiatan-kegiatan seremonial yang tidak ada manfaatnya bagi kepentingan masyarakat," jelas Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Hati-Hati Beli Motor Tanpa STNK dan BPKB, Khawatir Hasil Curian dan Bisa Dipenjara

Oleh karena itu pada Juli mendatang gubernur Jawa Barat akan mengundang para bupati, sekretaris daerah (sekda), para kepala badan perencanaan pembangunan daerah penelitian dan pengembangan, kepala badan pendapatan daerah untuk membuka anggaran secara terbuka kepada publik.

"Berapa sih pendapatan kita belanja APBD kemudian prioritasnya apa saja? Sesuai gak dengan visi misi pembangunan di kabupaten, kota, dan Jawa Barat serta nasional, dan kemudian saya akan membukanya di channel YouTube saya agar seluruh warganya mengetahui isi anggarannya," tegas gubernur Jawa Barat.

Baca Juga: Sosok Darkiman, Pria yang Siram Gubernur Jawa Barat dengan Air Demi Selamatkan Anak yang Ikut Berdesakan di Bekasi, Dedi Mulyadi: Ahli Sedekah

Sehingga kata Dedi nanti bisa memprioritaskan belanja yang sesuai dengan kebutuhan infrastruktur warga baik infrastruktur layanan pendidikan, layanan kesehatan, serta layanan pemukiman maupun sejenisnya.

"Jangan sampai satu sisi warganya berteriak-teriak jalannya butut (jelek) tetapi di sisi lain aparatnya ongkang-ongkang menikmati dana-dana pemerintah untuk kegiatan yang tidak penting," kata Dedi Mulyadi.

Dedi pun mengajak para kepala daerah di Provinsi Jawa Barat agar bersama-sama mengabdikan diri bagi kepentingan masyarakat.

Cara yang bisa dilakukan kata kepala daerah berusia 54 tahun itu, belanjalah sesuai dengan kebutuhan dasar masyarakat, prioritaskan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Selain itu biarkan masyarakat di masing-masing daerah di Jawa Barat bisa dengan mudah mengakses anggaran secara terbuka.

"Karena belanja yang kita lakukan adalah uang rakyat dan rakyat harus tahu detail isi dari belanja kita," imbuh Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Kisah Awal Mula Pertemuan Dedi Mulyadi dengan Mang Ado, Dulu Pengamen Bersuara Merdu di Pinggir Jalan, Kini Sering Tampil Bareng Gubernur Jawa Barat

Maka dengan cara itu Dedi Mulyadi meyakini Jawa Barat tidak butuh waktu lama desa kabupaten, kota, dalam waktu dua atau tiga tahun seluruh infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, layanan air bersih, sanitasi lingkungan, serta rumah rakyat miskin akan terbangun dan tertata dengan baik.

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #anggaran #gubernur jawa barat #kepala daerah