Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cerita Mahasiswi Asal Cibinong Bogor Pasca Motor Dicuri lalu Dibantu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Motornya Kasih, Teteh Saya Belikan yang Baru

Eka Rahmawati • Jumat, 27 Juni 2025 | 19:55 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan mahasiswi asal Cibinong Bogor yang motornya hilang diduga dicuri di kosan di Jatinangor, Sumedang.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan mahasiswi asal Cibinong Bogor yang motornya hilang diduga dicuri di kosan di Jatinangor, Sumedang.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menaruh perhatian pada persoalan yang dihadapi warganya kali ini, Yusra seorang mahasiswi asal Cibinong, Kabupaten Bogor yang mendapat bantuan. 

Yusra wanita berusia 19 yang tengah kuliah semester 2 jurusan Administrasi Pemerintahan Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi korban pencurian pada April 2025 lalu.

Motor wanita asal Cibinong, Kabupaten Bogor itu raib saat diparkir di kos-kosannya di Jatinangor, Kabupaten Sumedan dan belakangan pencurinya sudah ditangkap.

Tak hanya menangkap pelaku yang diduga mencuri motor Yusra, polisi juga meringkus orang yang membeli motor hasil curian yakni Usep. Meski Usep tidak mengetahui bahwa motor yang dibelinya tanpa STNK dan BPKB seharga Rp2 juta merupakan hasil curian, polisi tetap memproses hukum lantaran diduga sebagai penadah.

Sebelumnya gubernur Jawa Barat sudah bertemu dengan keluarga Usep dan kini tengah diupayakan restorative justice

"Motor sudah dijual ke Pak Usep orang Garut sudah dibeli nawarin motornya di Facebook harga Rp2 juta, yang nyurinya Pak Taufik," ujar Yusra saat berbincang dengan gubernur Jawa Barat dikutip dari video YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.  

Yusra mengaku sudah bertemu Usep dan mengaku terharu melihat kondisi bapak tiga anak tersebut. Terlebih Usep yang bekerja di konveksi di Bandung itu memiliki tiga anak yang masih kecil-kecil, bahkan yang bungsu bayi baru lahir.

"Motornya udah dilihat sama Teteh (Yusra)?" tanya Dedi Mulyadi.

"Udah Pak ke Polres," jawa Yusra.

"Masih utuh?" tanya Dedi lagi. 

"Utuh cuma sudah berubah aja warnanya platnya sudah berubah, udah dimodif. Dimodifnya sama malingnya bukan sama Pak Usep, kata Pak Usep emang udah kayak gitu bentuknya dari dia beli," jelas Yusra.

Dalam pengakuannya, Yusra menyebut Usep tidak tahu kalau motor yang dibelinya tanpa kelengkapan surat-surat itu hasil curian. Meski demikian, Yusra telah memaafkan Usep sedangkan untuk pencuri motornya tetap berproses hukum. 

"Saya ngucapin terima kasih atas nama Pak Usep dan keluarga teteh sudah memaafkan Pak Usep. Dengan teteh memaafkan, Teteh sudah menyelamatkan satu ibu dan tiga orang anak untuk kepentingan masa depan dan itu bagi saya sangat penting. Saya ingin selalu menyelesaikan masalah orang-orang kecil secara tuntas," ujar Dedi Mulyadi.

Atas sikap Yusra tersebut Dedi Mulyadi membelikannya motor baru lantaran sejak motornya hilang ia harus berjalan kaki ke kampus. 

"Mau gak motor itu dikasihin ke Pak Usep untuk ngojek?" tanya Dedi yang kemudian disetujui oleh Yusra. 

"Motor dikasihin ke Pak Usep untuk ngojek, Teteh saya beliin motor baru," ucap sang gubernur Jabar yang membuat Yusra terharu dan mengucapkan terima kasih.

Dedi lantas mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam membeli kendaraan bermotor atau barang apa pun agar dilengkapi dengan bukti otentik kepemilikan.

Seperti saat membeli motor bekas maka kata Dedi harus dilengkapi dengan surat-surat kendaraan tersebut agar tidak terjadi persoalan di kemudian hari. 

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #bogor #motor #cibinong #gubernur jawa barat