RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan pekerjaan kepada seorang pengamen saat ia berkunjung ke wilayah Cirebon.
Dedi Mulyadi memang dikenal selalu dekat dengan warganya. Saat dalam perjalanan, ia tidak sungkan untuk menyapa dan berinteraksi dengan masyarakat yang dipimpinnya.
Seperti saat berkunjung ke Cirebon, di perjalanan Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang pengamen bernama Susi dan anaknya yang baru berusia empat tahun.
Dedi Mulyadi lantas mengajak kedua warganya tersebut masuk ke dalam mobil. Awalnya, sang anak terlihat begitu takut hingga tidak mau masuk ke dalam kendaraan roda empat yang ditumpangi Dedi Mulyadi.
Setelah dibujuk oleh sang ibu, anak tersebut akhirnya mau. Kendati demikian, ia tetap menangis karena takut bertemu dengan Gubernur Jawa Barat tersebut.
Usut punya usut, anak perempuan yang baru berusia empat tahun itu takut dimasukkan ke barak militer, sebuah program pembentukan karakter siswa di Jawa Barat yang dirancang oleh Dedi Mulyadi.
Selama berada di dalam mobil, pengamen tersebut bercerita tentang identitas hingga tempat tinggalnya. Di samping itu, Dedi Mulyadi juga menawarkan pekerjaan yang layak untuk wanita tersebut.
"Sekarang saya nanya sama Ibu, kalau Ibu kemudian saya kasih pekerjaan untuk jadi pembantu rumah tangga, Ibu mau nggak?" kata Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah akun Instagram @dedimulyadi71, Jumat, 27 Juni 2025.
Mendengar pernyataan Dedi Mulyadi, wanita tersebut lantas mengatakan bahwa dirinya bersedia, asalkan tidak menginap.
"Ya, mau sih, Pak, tapi jangan nginep," sahut wanita yang pada saat itu bekerja sebagai pengamen jalanan.
Dedi Mulyadi lantas menjelaskan bahwa pekerjaan itu tidak perlu menginap. Ia hanya perlu berangkat pukul 05.00 dan pulang pukul 17.00 setiap harinya.
Setelah mendengar penjelasan dari Dedi Mulyadi, wanita tersebut akhirnya setuju untuk menerima pekerjaan yang diberikan oleh Gubernur Jawa Barat itu.
Ia juga sepakat dengan gaji yang ditawarkan oleh Dedi Mulyadi, yaitu sebesar Rp2 juta per bulan.
"Mau ya, gajinya Rp2 juta, nggak apa-apa," jelas Dedi Mulyadi kepada pengamen asal Cirebon itu.
Setelah diberikan pekerjaan oleh Dedi Mulyadi, pengamen tersebut tampak begitu senang karena tidak perlu lagi berkeliling untuk mencari sesuap nasi.***
Editor : Eli Kustiyawati