RADAR BOGOR - Para ibu di Desa Ciawijapura, Kabupaten Cirebon yang menyambut Gubernur Jawa Barat, sempat bercanda dengan Dedi Mulyadi.
"Ibu-ibu di sini, semuanya baik, alhamduillah mau ketemu gubernur aja pakai lipstik, pakai skincare, bedak," canda Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Tapi, kata Dedi Mulyadi, kalau ketemu suaminya pakai baju daster bolong sudah 7 tahun enggak diganti.
Gubernur Jawa Barat mengatakan, orang Indonesia senang kalau keluar penampilannya selalu ingin bagus.
Namun, sambung Dedi Mulyadi, saat di rumah apa adanya.
"Bajunya gaya, celana dalamnya sobek, itulah orang Indonesia," kata Gubernur Jawa Barat.
Lebih lanjut Dedi Mulyadi mengatakan, Indonesia yang harus diubah adalah senang lihat penampilan.
Sehingga, kata Gubernur Jawa Barat, sering ketipu oleh penampilan.
"Cari mobil yang kelihatan bagus penampilannya," ucap Dedi Mulyadi.
Biasanya, jelas Gubernur Jawa Barat, cari calon suami kelihatan bagus penampilannya.
"Wah dia gagah, datang ke rumah saya pakai Mercy yang terbaru, pakai jas pakai dasi, padahal mah tukang tipu," papar Dedi Mulyadi.
Makanya, sambung Gubernur Jawa Barat, perempuan sering ketipu juga sama laki-laki yang kelihatan manis mulutnya, jahat perilakunya.
"Lebih baik jadi tukang sapu, gajinya Rp10 juta lebih," ungkap Dedi Mulyadi.
"Di Indonesia, Cirebon, Jawa Barat itu masalahnya satu, yang kerjanya capek gajinya kecil, yang kerjanya kagak capek gajinya gede," pungkas Gubernur Jawa Barat. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim