Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dihadang Wanita Hamil Besar, Gubernur Jawa Barat Pertanyakan Keberadaan Suami, Dedi Mulyadi: Menghamili Kok Engga Bisa Ngurus Kelahirannya

Siti Dewi Yanti • Jumat, 27 Juni 2025 | 20:45 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dihadang wanita hamil besar saat berkunjung ke Cirebon
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dihadang wanita hamil besar saat berkunjung ke Cirebon

RADAR BOGOR - Saat berkunjung ke Cirebon, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ditunggu sejumlah warga yang ingin menyapa atau bersalaman.

Tidak hanya itu, seorang wanita yang tengah hamil besar, menghalangi kendaraan Dedi Mulyadi dan mencurahkan permasalahannya.

"Ibu kenapa?" tanyanya.
"Mau lahiran Pak tapi belum punya BPJS," jawab wanita hamil tersebut.

Kepada Gubernur Jawa Barat, wanita tersebut menuturkan tengah hamil sembilan bulan.

"Suaminya?" tanyanya.
"Suaminya ada di rumah," tutur wanita hamil tersebut.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menanyakan alasan suami wanita tersebut tidak bisa mengurus BPJS untuk proses kelahiran.

"Kenapa suaminya sampai tidak bisa? Menghamili kok enggak bisa ngurus kelahirannya?" tanyanya.

"Kan udah diurus-urus BPJS-nya tapi udah enggak bisa," ungkap wanita hamil tersebut.

Wanita hamil tersebut mengatakan, BPJS miliknya tidak bisa aktif.

"Katanya sekarang BPJS sudah enggak aktif, enggak bisa," tutur wanita hamil tersebut.

"Bukan, berarti BPJS-nya enggak dibayar," ujar Gubernur Jawa Barat.
"Kan punya yang dari pemerintah," lanjut wanita hamil tersebut.

Dedi Mulyadi mempertanyakan, BPJS pemerintah yang tidak aktif.

"Kok enggak berfungsi?" tanyanya.
"Iya, karena enggak ini enggak dipakai gitu," jelas wanita hamil besar tersebut.

"Kalau itu mah sudah otomatis jaminan pada setiap warga yang dibayarkan iurannya oleh pemerintah baik pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat," beber Dedi Mulyadi.

Wanita hamil tersebut menjelaskan, BPJS anak dan suami membayar pribadi, sementara dirinya dibayarkan pemerintah.

"Harus bayar tunggakannya Rp2 juta," ucap wanita hamil besar tersebut.

Soal pembayaran BPJS suami dan anak yang tidak terbayar, wanita hamil besar tersebut menuturkan, suaminya sudah tidak bekerja sejak lama.

"Oke suami dengan anak kenapa sampai tidak terbayar berapa bulan enggak dibayar BPJS-nya ya," tanya Gubernur Jawa Barat.

"Enggak kerja dari habis lebaran gitu, tadinya kan suka kerja di jalan, sekarang kan enggak ada lagi," beber wanita hamil tersebut.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #wanita hamil #cirebon #bpjs