RADAR BOGOR - Tim Gubernur Jawa Barat selalu ikut dalam berbagai kegiatan Dedi Mulyadi, namun ternyata jumlahnya dibatasi.
"Kalau saya kunjungan, enggak pernah terlalu ramai," ungkap Gubernur Jawa Barat saat kunjungan di Kabupaten Cirebon.
Menurut Dedi Mulyadi, dalam setiap kunjungan kerja cukup membawa dua mobil.
Gubernur Jawa Barat mengatakan, satu mobil untuk dirinya dan satu lagi bawa kamera.
Untuk apa? Dedi Mulyadi mengungkapkan, agar tidak macet di jalan dan tidak membuat kebisingan.
Tidak hanya itu, kata Gubernur Jawa Barat, tidak memusingkan banyak orang.
Kemudian, sambung Dedi Mulyadi, dirinya saat di jalan pasti bertemu dengan orang.
Gubernur Jawa Barat mengungkapkan, dirinya sempat bertemu dengan pengamen yang punya tiga anak dan suaminya meninggal.
"Saya sudah minta, dia enggak usah ngamen lagi, tapi jadi penyapu menuju kantor gubernur yang di Cirebon," papar Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat menegaskan, orang yang ngamen hingga minta-minta akan dikumpulkan semuanya.
"Mau saya latih jadi tukang sapu aja deh, biar kabupaten kotanya pada bersih ya," jelas Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat berharap, Cirebon ke depan makin bersih.
"Kalau Cirebon pengen pariwisatanya maju, syaratnya cuma satu, kalau pengen wisata maju, bersih, sudah kalau sudah bersih itu pasti indah, pasti orang pada datang," kata Dedi Mulyadi,
"Tapi kita teriak-teriak pengen dikunjungi wisatawan, kalau daerahnya kotor, premannya banyak, calonya banyak ya enggak bisa," pungkas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim