Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Bahas Sosialisasi Milaran vs Gratis di Unpak Bogor, Sebut di Era Digital Bisa Bercerita Tanpa Pakai Uang Negara

Robecca Sesaria • Sabtu, 28 Juni 2025 | 19:55 WIB

 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghadiri acara di Universitas Pakuan Bogor. 
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghadiri acara di Universitas Pakuan Bogor. 

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri sebuah acara di Universitas Pakuan (Unpak) Bogor belum lama ini.

Dalam pidatonya, salah satu pembahasan yang dibahas Dedi Mulyadi adalah masalah sosialisasi yang bisa dilakukan secara gratis, tak butuh mengeluarkan dana hingga miliaran rupiah.

Menurut gubernur Jawa Barat, efisiensi bisa lahir dan tumbuh dengan transparansi atau keterbukaan. Maka di era digital ini, pemimpin bisa secara terbuka bercerita tentang apapun tanpa harus bersosialisasi menggunakan biaya negara.

Bagaimana caranya? Dedi menyebut caranya yakni dengan bercerita di TikTok, Instagram, YouTube, atau Facebook.

Baca Juga: Cerita Mahasiswi Asal Cibinong Bogor Pasca Motor Dicuri lalu Dibantu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Motornya Kasih, Teteh Saya Belikan yang Baru

Menurut Dedi, ia bisa bercerita tentang apapun, seperti anggaran gubernur atau anggaran pemda di media sosial.

Oleh sebab itu, sekarang sudah tidak ada lagi yang tidak ditakuti oleh publik dan penyelenggara di Indonesia, kecuali media sosial.  

Di tengah pidatonya, Gubernur Jawa Barat ini sedikit memberikan lelucon terkait konten-konten yang dibuatnya dipakai para orang tua untuk “menakuti” anak-anak di rumah.

“Gubernur bukan ngurus APBD, ngurus anak mau tidur,” ucap Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga: Warga Bogor Ada Kabar Gembira, Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Sampai 30 September 2025, Simak Penjelasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Hal tersebut dilakukan oleh para ibu karena sudah tidak sanggup menghadapi anak yang susah tidur, susah makan, jajan terus, main HP terus, dan akhirnya minta pada gubernur.

“Hey anak-anakku, siapa yang susah makan, siapa yang susah tidur, siapa yang jajan terus, siapa yang main hp terus, siapa yang melawan sama mama dan papanya, nanti pak gubernur datang ya, dibawa ke barak,” lanjutnya.  

Sontak saja ucapan Dedi Mulyadi tersebut mengundang gelak tawa dan tepuk tangan dari para mahasiswa dan mahasiswi yang hadir.

Dedi juga mengatakan bahwa dulu tidak ada anak usia 3 tahun yang mengenal Gubernurnya, tetapi sekarang sudah ada akibat hadirnya sosial media ini.

Baca Juga: Penting untuk Pensiunan PNS, Bawa Dokumen Wajib Ini saat Mengambil Gaji Bulanan di Kantor Pos, Resmi dari PT Taspen

Kembali membahas masalah sosialisasi, KDM sapaan akrab Dedi Mulyadi mengatakan jika hal tersebut diefektifkan atau diuangkan dengan cara melakukan sosialisasi, pasti sudah menggunakan dana milyaran.

Namun sekarang, hal tersebut bisa dilakukan secara cuma-cuma alias gratis berkat adanya media sosial.*** 

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #bogor #gubernur jawa barat #Unpak