RADAR BOGOR - Di depan kepala daerah dan anggota DPRD Kota Cirebon, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, akan melakukan percepatan.
"Nanti bulan Juli, karena saya ingin percepatan saya akan ngundang walikota Sekda Kepala Bappeda Kepala Bapenda," sebutunya.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, akan membacakan anggaran Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon seluruh Jawa Barat.
"Satu digit, satu digit, dan saya akan masukin ke media sosial saya biar rakyatnya tahu. Wah ini nyumputinnya di sini saya tahu," ujarnya yang disambut tepuk tangan.
Gubernur Jawa Barat ingin semua hal transparan.
"Kalau ingin transparansi, publik harus tahu detail isi anggaran kita, jangan ragu lagi kasih tahu," tandasnya.
Dedi Mulyadi menyebutkan, jika publik sudah diberitahu terkait detail anggaran, maka pemerintah akan mendapatkan efeknya.
"Ingat kita akan mendapat impact yang kedua, kepercayaan publik," jelasnya.
Gubernur Jawa Barat menuturkan, jika kepercayaan publik sudah tinggi dan terus bekerja untuk masyarakat, akan ada yang membela.
"Anda dihujat siapapun, digempur oleh buzzer manapun, ada yang bela, rakyat, bukan buzzer, bukan influencer," tegasnya
Dedi Mulyadi menjelaskan, rakyat tahu pemerintah bekerja untuk mereka.
"Dan yang berikutnya, kita akan mendapat apa partisipasi Pak," lanjutnya.
Gubernur Jawa Barat mengimbau untuk menjalankan anggaran dengan transparan, detail, dan tidak ada yang disembunyikan
"Walinya bersikap sederhana, akan banyak para pengusaha yang datang kepada Bapak, ingin memberikan dana CSR-nya untuk kemajuan kota Bapak," terangnya.
Hal tersebut, Dedi Mulyadi menambahkan, karena pimpinan daerah dipercaya oleh pengusaha sehingga rezekinya akan datang
"Tapi kalau kitanya tidak terbuka, tinggal di rumah gelap, orang enggak akan percaya," tandas Gubernur Jawa Barat.
Editor : Siti Dewi Yanti