RADAR BOGOR - Acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga edisi Kota Bekasi, dihadiri langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Kali ini, kawasan Kota Bekasi diguyur hujan, namun tidak menyurutkan semangat berbagai lapisan masyarakat untuk bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Sabtu 28 Juni 2025.
"Alhamduillah hujan-hujanan di kota Bekasi, makin gede tuh," ucap Dedi Mulyadi yang juga basah karena kehujanan.
Saat di atas panggung, Dedi Mulyadi memanggil seorang anak untuk naik.
"Sini sini, adik kecil sini yang pakai kerudung, bayangin anak di bawah umur hujan-hujanan luar biasa," kata Gubernur Jawa Barat.
Dedi Mulyadi langsung menggendong anak tersebut dan menanyakan datang ke alun-alun M Hasibuan bersama siapa.
Mendengar pertanyaan Gubernur Jawa Barat tersebut, sang anak mengungkapkan, datang bersama ayahnya bernama Muhyidin.
Kemudian, Dedi Mulyadi menanyakan alamat rumah bocah berkerudung warna coklat tersebut.
Anak tersebut langsung menjawab di kawasan Gabus, Kabupaten Bekasi.
Gubernur Jawa Barat sempat terkejut karena lokasinya yang dianggap cukup jauh dan kondisinya sedang hujan.
Tidak hanya itu, Dedi Mulyadi menanyakan alasan anak itu datang ke acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga di Kota Bekasi.
Dengan lantang, ia menjawab ingin bertemu kang Dedi Mulyadi.
"Ya Allah ya Robbi, masuk barak loh nanti," ucap Gubernur Jawa Barat sambil tersenyum.
Kepada Dedi Mulyadi, anak itu mengaku siswa kelas 1 sekolah dasar.
Lebih lanjut ia mengatakan, datang ke lokasi acara bersama ayahnya dengan naik motor.
"Bapaknya kerjanya apa?," tanya Gubernur Jawa Barat.
"Bikin baslok (baso cilok)," jawab anak berbaju kuning tersebut kepada Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat sempat menanyakan langsung asal daerah kepada ayah anak tersebut.
"Dari Majalengka ke Bekasi untuk cari duit," ucap ayah dari anak tersebut.
Dedi Mulyadi menanyakan, anak tersebut bisa ngefans kepada Dedi Mulyadi tahu dari mana.
Ia mengaku, sering lihat video Gubernur Jawa Barat dari aplikasi TikTok.
"Wah sia nonton HP terus," tegur Dedi Mulyadi kepada orang tua sang anak.
Gubernur Jawa Barat meminta, agar anak tersebut tidak boleh main HP terus.
"Ayo kamu dibawa ke barak," ucap Dedi Mulyadi.
Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat memberikan sejumlah uang pecahan Rp100 ribuan kepada anak tersebut untuk membeli baju sekolah. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim