RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan penanganan atas peristiwa perusakan rumah di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Berikut penjelasan lengkap Dedi Mulyadi dalam keterangan yang disampaikan Senin, 30 Juni 2025.
Dedi mengatakan baru saja selesai pulang dari Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi dan menyiapkan empat langkah untuk menangani peristiwa tersebut.
Pertama kata Dedi terkait peristiwa perusakan yang dilakukan oleh warga terhadap rumah milik Nina yang dihuni oleh Yogi serta keluarga sebanyak 9 orang dan sudah berpenduduk sebagai warga Desa Tangkil merupakan peristiwa pidana.
"Harus disikapi secara hukum, untuk itu saya meyakini proses hukumnya akan berjalan secara objektif, saya meyakini aparat kepolisian Polres Palabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi akan bekerja berdasarkan fakta-fakta dan alat bukti yang ada dan saya akan mengawal seluruh proses hukum itu agar berjalan secara baik objektif dan tuntas," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya melalui Instagram @dedimulyadi71, Senin, 30 Juni 2025 sore.
Selanjutnya yang kedua kata Dedi, keluarga Yogi yang menempati rumah tersebut mengalami trauma dan pihaknya akan mengirim psikolog ke lokasi.
"Trauma psikologi juga dialami oleh istri dan anaknya, untuk itu tim psikolog dari Pemda Provinsi Jawa Barat hari besok akan turun ke lokasi untuk memberi bantuan psikologi," jelas gubernur Jawa Barat.
Hal tersebut kata Dedi dilakukan agar keluarga Yogi termasuku anak-anaknya tidak mengalami ketertekanan psikis dan selanjutnya bisa hidup tenang damai dan hidup rukun kembali dengan warga sekitar.
Langkah berikutnya yang dilakukan gubernur Jawa Barat adalah memberi bantuan senilai Rp100 juta sebagai biaya perbaikan akibat kerusakan yang ditimbulkan pasca perusakan oleh massa tersebut.
"Yang ketiga kerusakan yang ditimbulkan akibat ulah warga yang dilakukan secara beramai-ramai kerusakannya ditanggung oleh saya sendiri dan saya sudah berkirim uang Rp100 juta kepada keluarga Pak Yogi untuk segera dilakukan perbaikan," papar Dedi Mulyadi.
Upaya berikutnya adalah Dedi memastikan bahwa masyarakat di sekitar akan kembali hidup rukun dan damai, saling menghormati, saling menghargai setiap perbedan yang menjadi keyakinannya masing-masing.
Dedi berpesan kepada masyarakat agar menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan.
Editor : Eka Rahmawati