RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Masjid Darussalam, Cibubur.
Tak hanya Dedi Mulyadi, sejumlah tokoh seperti Ketua MPR RI, Wakil Menteri Agama, dan Bupati Bogor Rudy Susmanto ikut hadi di acara tersebut.
Gubernur Jawa Barat pun menyapa satu per satu tokoh yang datang ke acara di Kota Wisata Cibubur tersebut.
"Dan hadir di tengah-tengah kita bukan hanya sebagai pejabat negara tetapi kakak saya sendiri, Ketua MPR RI Bapak Kh Ahmad Muzani," tuturnya.
Dedi Mulyadi mengatakan, Ahmad Muzani lebih dekat kekiai-annya dibanding politisinya.
"Sehingga lebih arif dibanding yang namanya arif," sebutnya.
Gubernur Jawa Barat juga menyapa Bupati Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto.
"Adik saya ini, bupati sukses menata Kabupaten Bogor, nampak bersih nampak indah, berani bongkar, berani lebarin, Bapak Rudi Susmanto," ucapnya.
Walaupun namanya Susmanto, Dedi Mulyadi melanjutkan, tetapi masih keturunan Sumedang larang.
Dalam acara tersebut, ikut hadir Wakil Menteri Agama, Romo R Muhammad Syafi'i.
"Kalau dari nama awal namanya orang jadi ragu Romo, tapi ternyata, Kiai haji wakil Menteri
Agama yang saya dengar sebentar lagi akan melepas status dudanya," ujar Dedi Mulyadi yang disambut dengan tepuk tangan.
Setelah bercanda, Gubernur Jawa Barat menyinggung soal status dudanya.
"Kapan Kang Dedi status dudanya lepas kayaknya tidak akan pernah lepas," imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi menyapa anggota DPR RI Mulyadi Kepala Badan Penyelenggara Haji..
"Saya hormati, ini adik saya, namanya sama, cuman tidak pakai Dedi, kang Mulyadi anggota DPR RI, kemudian juga Bapak Kepala Badan Penyelenggara Haji, terima kasih," jelasnya.
Gubernur Jawa Barat juga menyapa Ketua Yayasan Kiai Santri, Henki Haryadi.
"Insyaallah kalau Pak Henki memegang yayasannya maka seluruh dana kotak amalnya akan terjaga dengan baik," pungkas Dedi Mulyadi.
Editor : Siti Dewi Yanti