RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian termasuk Kapolres Pelabuhan Ratu Sukabumi yang telah bertindak cepat menangani kasus perusak rumah di Cidahu.
"Terima kasih kepada Pak Kapolda Jabar, Pak Kapolres Pelabuhan Ratu, dan seluruh jajaran yang sudah bertindak cepat," ucap Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah akun Instagram @dedimulyaadi71, pada Selasa, 1 Juli 2025.
Dedi Mulyadi diketahui telah berkunjung ke Desa Tangkil untuk bertemu dengan korban perusak rumah yang diduga dijadikan sebagai tempat ibadah itu.
Dalam keterangan sebelumnya, gubernur Jawa Barat telah menyatakan bahwa dalam kasus ini ia akan mengambil langkah dan ikut mengawal kasus itu sampai selesai.
Dedi mengungkapkan, berdasarkan informasi terbaru yang ia dapatkan, pihak kepolisian sudah menetapkan 7 tersangka dalam kasus perusak rumah tersebut.
"Berdasarkan informasi yang saya terima sudah ditetapkan 7 tersangka, perusak rumah ibu Nina yang berada di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi," ucap Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut, Dedi menyebut bahwa proses hukum pada kasus ini akan ia kawal sampai selesai dan memastikan keadilan di untuk semua pihak yang ada di dalamnya.
Selain itu, pria berusia 54 tahun ini juga meminta agar masyarakat Cidahu, Kabupaten Sukabumi kembali hidup tentram seperti sediakala.
"Proses hukumnya akan berjalan dan kita kawal dan saya minta masyarakat untuk kembali hidup tenang, tentram dan saling menghargai serta menghormati," ujar Dedi Mulyadi.
Dedi mengajak masyarakat untuk tetap menjaga spirit toleransi dalam kehidupan beragama di Jawa Barat agar kehidupan yang damai dan tentram bisa terwujud.
Diketahui, peristiwa perusakan rumah di Cidahu, kabupaten Sukabumi terjadi pada 27 Juni 2025 sekitar pukul 13.30 WIB. Kejadian sempat viral di media sosial dan mendapatkan sorotan dari berbagai pihak termasuk masyarakat di luar Jawa Barat.
Tak hanya itu Dedi Mulyadi juga menyerahkan bantuan uang untuk perbaikan bangunan yang rusak di Cidahu, Sukabumi.