RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Karawang untuk menyelesaikan masalah terkait video air bersih yang viral di media sosial.
"Ada dua hal yang ingin saya selesaikan sore hari ini,yang pertama adalah masalah karang ligar, yang kedua masalah air bersih," tuturnya.
Gubernur Jawa Barat menyampaikan pesan kepada Bu RT yang memberikan keterangan dalam video viral yang beredar.
"Cuma saya nitip sama Bu RT, ini eranya adalah era media sosial," ungkapnya.
Karena era media sosial, Dedi Mulyadi menyarankan, kalau memberikan pernyataan tidak boleh sepotong.
"Dan kalau kira-kira pernyataan itu menimbulkan sesuatu yang bahkan menjadi tidak baik sebaiknya tidak," pungkasnya.
Gubernur Jawa Barat memberikan contoh jika diwawancara oleh seseorang dan digiring opininya.
"Seolah-olah saya tidak mampu menyelesaikan masalah di Karawang, seharusnya Ibu ceritanya begini, dulu waktu Pak Dedi berkunjung di sini saya curhat
"Bahwa warga tidak mendapatkan air, kemudian Pak Dedi meminta pada perusahaan untuk menyelesaikan dan selama 1 bulan harus selesai," perintahnya.
Namun, Dedi Mulyadi melanjutkan, sampai hari ini tidak selesai jadi.
"Bukan saya 1 bulan tidak menyelesaikan, karena 1 bulan saya tidak berbuat apapun di situ.
Karena bagi saya urusan hanya 200 rumah masa harus oleh gubernur," tuturnya.
Menurut Gubernur Jawa Barat, masalah 200 rumah bisa diselesaikan setingkat kecamatan.
Dedi Mulyadi juga menghadirkan perusahaan yang berada di sekitar lokasi untuk menemukan solusi terbaik.
Editor : Siti Dewi Yanti