RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan informasi terkait rencana pembangunan rumah panggung sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di wilayah rawan banjir di Karangligar, Kabupaten Karawang.
Inisiatif ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat terdampak, khususnya di daerah yang kerap dilanda banjir akibat luapan sungai.
Program pembangunan rumah panggung ini dirancang tidak hanya sebagai solusi teknis terhadap persoalan banjir, tetapi juga sebagai bagian dari penataan ruang yang lebih adaptif terhadap risiko bencana.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Wanti-Wanti Kepala Dinas, Dedi Mulyadi: Ngasih Duit Sumbangan Pakai Duit Negara Tidak Sesuai Prosedur Bisa Dipenjara
Dalam sebuah video dengan caption info penting yang diunggah di akun TikTok @dedimulyadiofficial, terlihat Gubernur Jawa Barat bersama para warga Karangligar Kabupaten Karawang yang kerap mengalami banjir.
Dalam video tersebut, gubernur yang kerap disapa Kang Dedi itu memberikan pengumuman bagi warga yang rumahnya ingin diubah dari rumah tembok menjadi rumah panggung.
"Ini dengan warga Karangligar Kabupaten Karawang," ujar Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Penjelasan Lengkap Gubernur Jawa Barat Terkait Perusakan Rumah di Cidahu Sukabumi, Dedi Mulyadi Lakukan 4 Langkah
"Jadi ini pengumuman bagi warga ya yang dibangunkan rumahnya, dirubah dari rumah tembok menjadi rumah panggung," lanjutnya.
Dedi Mulyadi selanjutnya menjelaskan jika warga yang ingin rumahnya diubah dari rumah tembok menjadi rumah panggung agar mendaftarkan ke RT atau RW setempat.
"Silahkan didaftarkan ke Pak RT Pak RW nya," jelasnya.
Baca Juga: Pria Ini Mencintai Istri Tanpa Memandang Fisik hingga Dibelikan Rumah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Anda Tidak Punya Harta tapi Punya Cinta
Gubernur Jabar kemudian menjelaskan jika nantinya warga yang telah didaftarkan akan segera dibangunkan rumah panggung.
Sejumlah warga di Desa Karangligar menyambut baik pengumuman yang diberikan oleh Dedi Mulyadi.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya telah menggulirkan rencana pembangunan 1.000 unit rumah panggung sebagai langkah strategis untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Menurut Dedi Mulyadi, inisiatif pembangunan rumah panggung ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari resiko banjir, terutama yang disebabkan oleh luapan Sungai Cibeet dan Cijurey.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Lunasi Utang Rumah Ibu di Bekasi yang Dilelang Bank, Dedi Mulyadi: Sertifikatnya Disimpan di Saya, Khawatir Ada yang Minjam Lagi
Rumah-rumah tersebut akan dibangun dengan ketinggian sekitar 2,5 meter, sehingga memungkinkan warga tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara aman meskipun kawasan sekitar terdampak banjir.
Dengan konsep rumah panggung ini, warga tidak perlu lagi mengungsi atau mengalami kesulitan akibat genangan air saat banjir melanda.
Mereka cukup turun dari rumah dan memanfaatkan perahu sebagai sarana transportasi menuju jalan utama atau area yang lebih tinggi.