RADAR BOGOR - Star Energy Geothermal Salak Ltd. (SEGS) yang berada diantara Kabupaten Bogor dan Sukabumi, lakukan kesiapsiagaan kebencanaan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, khususnya di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.
Upaya yang dilakukan SEGS dan BPBD dalam menghadapi potensi terjadinya bencana alam, mulai dari edukasi, sosialisasi, hingga pelatihan lapangan. Diantaranya pelatihan kesigapan gempa bumi.
“Mengingat kondisi wilayah dan letak geografis Sukabumi yang berada dekat sesar aktif, sinergi antara SEGS dan BPBD akan terus kami tingkatkan agar masyarakat lebih sigap menghadapi potensi terjadinya bencana, khususnya bencana alam,” ujar Head of Policy Government and Public Affairs Star Energy Geothermal (SEG), Zerry Antro.
Pelatihan yang diikuti puluhan warga dari Dusun Jayanegara, Babakan, dan Ciawitali.
Untuk pembekalan warga untuk pemahaman potensi gempa bumi akibat dua sesar aktif yang melintasi wilayah tersebut, yakni Patahan Citarik dan Cimandiri.
Ditempat yang sama Kepala Pelaksana BPBD Sukabumi, Novian Rahmat Taufik, menyatakan, kerja sama dengan pihak swasta seperti SEGS merupakan bagian penting dalam upaya pengurangan risiko bencana.
“Kesiapsiagaan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga memerlukan peran aktif dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya.
SEGS dan BPBD berkomitmen melanjutkan program edukasi dan pelatihan serupa di wilayah-wilayah lain sekitar operasional perusahaan.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana di masyarakat, khususnya di daerah rawan gempa bumi di Kabupaten Sukabumi.(*)
Editor : Alpin.