RADAR BOGOR - Saat acara hari ulang tahun Bhayangkara di Markas Polda Jabar, Gubernur Jawa Barat menceritakan soal restoratif justice yang baru-baru ini dilakukan.
Berkat upaya hukum tersebut, Dedi Mulyadi berhasil membebaskan warga Sumedang yang terancam dibui karena membeli motor hasil curian.
"Itulah kehidupan yang berkeadilan, negara hadir di tengah-tengah masyarakat yang kesulitan," ucapnya.
Sehingga, Gubernur Jawa Barat menawarkan diri dan mengajak seluruh bupati dan walikota untuk membangun Memorandum of Understanding (MoU) dengan Polda Jabar.
"Mou-nya adalah manakala ada sebuah peristiwa kriminal latar belakang kriminalnya didasarkan pada kebutuhan mendesak, karena ketidaktahuan karena pertama kali dia mencuri," jelasnya.
Maka, Dedi Mulyadi mengatakan, lebih baik gubernur diberitahu untuk sama-sama melakukan restoratif justice.
"Dan saya akan meminta maaf pada masyarakat itu karena dia mencuri karena lapar, dia mencuri karena butuh," pungkasnya.
Gubernur Jawa Barat juga meminta kepada pihak kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan untuk memberi hukuman kepada warga yang melakukan tindakan kriminal.
"Berilah hukuman yang seberat-beratnya pada masyarakat yang berbuat kriminal untuk memperkaya diri dan keluarganya," tegasnya.
Menurut Dedi Mulyadi, hal tersebut merupakan prinsip hukum yang ingin dikembangkan.
"Untuk itu saya ucapkan terima kasih pada saat ini kita sama-sama berdiri menjadi barisan paling depan sebagai bhayangkara," tekannya.
Negara, Gubernur Jawa Barat melanjutkan, menjaga ketertiban dan keamanan, negara menjaga ketenangan masyarakat menjaga seluruh piranti hidup.
"Agar Jawa Barat menjadi provinsi yang gemah ripah repeh rapi sarundeuk saigeul sabobot sapihanean kacai jadi saluwi ka darat jadi saloga," sebutnya.
Dedi Mulyadi menuturkan agar Jawa Barat menjadi provinsi yang silih wangi silih asah silih asih silih asuh.
"Nu jauh urang deukutkeun, geus deukut urang layutkeun, geus laut urang paheutkeun, geus paheut silih wangikeun," jelasnya.
Di penutup, Gubernur Jawa Barat mengucapkan selamat kepada Polda Jabar.
"Dirgahayu Bhayangkara Negara, semoga menjadi garda terdepan dalam menjaga keadilan di negara kesatuan republik Indonesia," tandas Dedi Mulyadi.
Editor : Siti Dewi Yanti