RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan apresiasi khusus kepada seorang anggota Satpol PP perempuan asal Kabupaten Bekasi.
Hal tersebut disampaikan setelah video ketegasan Melisa sebagai anggota Satpol PP dalam menertibkan bangunan liar viral di media sosial.
Melisa dikenal sebagai anggota Satpol PP yang pemberani dan tetap menjalankan tugas meski kerap menghadapi tekanan di lapangan.
Dalam video YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel yang diunggah pada 2 Juli 2025, Dedi tampak berbincang dengan Melisa.
Menurutnya, dedikasi yang ditunjukkan Melisa layak mendapat perhatian lebih dari pemerintah.
Ia menilai bahwa integritas dan keberanian seperti itu perlu mendapat dukungan agar menjadi teladan bagi aparat penegak peraturan lainnya.
Dalam momen tersebut, Melisa juga membagikan kisah perjuangannya selama menjadi anggota Satpol PP.
Ia mengaku pekerjaannya kerap tidak mendapat penghargaan sebagaimana mestinya.
Sebaliknya, ia justru sering diremehkan, dihina, dicaci, bahkan mendapat ancaman fisik.
Mendengar curhatan Melisa, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa pekerjaan yang paling "apes" adalah menjadi Satpol PP.
“Pokoknya di pemerintah itu, pekerjaan yang paling apes itu jadi Satpol PP,” ujar Dedi Mulyadi.
Meski demikian, perempuan yang baru saja diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) itu menyatakan bahwa dirinya tetap mencintai pekerjaannya.
Melisa mengaku senang menjadi anggota Satpol PP.
“Saya senang jadi Satpol PP, Pak. Saya dari hati, Pak,” kata Melisa.
Pernyataan itu langsung ditanggapi hangat oleh Dedi Mulyadi.
Ia menyebut dedikasi seperti yang dimiliki Melisa patut diberikan penghargaan khusus.
Lebih lanjut, Melisa juga menjelaskan bahwa saat ini masyarakat mulai menunjukkan dukungan terhadap tugas-tugas Satpol PP.
Ia menyebut bahwa dukungan tidak hanya datang dari warga sekitar, tetapi juga dari warganet yang mengapresiasi keberanian dan ketegasan mereka dalam menegakkan aturan.
Sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan dedikasi luar biasa itu, Dedi Mulyadi pun memberikan hadiah kepada Melisa.***
Editor : Eli Kustiyawati