RADAR BOGOR - Bagi masyarakat yang sering mengonsumsi ikan lele harus lebih waspada, dampaknya bisa seperti yang diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Ya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanyakan langsung saat mendampingi rombongan kerja spesifik Komisi IV DPR RI di Balai Pendidikan dan Pelatihan Aparatur dan Balai Riset Pemuliaan Ikan pada Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Kepada petugas, Gubernur Jawa Barat menanyakan apakah benar ikan lele apabila dikonsumsi bisa menimbulkan gagal ginjal.
Menjawab pertanyaan tersebut petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan menjelaskan, Lele memiliki usus yang panjang 10 hari.
Lebih lanjut ia mengatakan, lele akan memakan bangkai selama 10 hari itu tidak masih deposit.
"Jadi hasil penelitiannya, ketika masih deposit maka bangkai atau darah yang dimakan itu lele akan mengandung banyak partikulat yang mengandung logam besi, zink dan sebagainya," jelas dia.
Nah, kalau itu diposisi setiap hari maka deposit akan ada dalam tubuh yang mengonsumsi lele.
"Jadi, lele yang sehat yang bagaimana?," tanya Gubernur Jawa Barat.
Petugas tersebut langsung menjawab, tidak makan bangkai.
Yang kedua, sambung dia, penggunaan probiotik yang baik.
"Jadi, bangkai ayam, bangkai apapun tidak boleh jadi pakan lele," tegas Dedi Mulyadi.
"Tidak boleh dan itu haram," jawab petugas tersebut.
"Artinya haramnya kan memang gini, kan tidak boleh memang kita menggunakan bangkai pak," sambung petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, apabila peternak lele menggunakan bangkai untuk pakan itu berdosa. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim