Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Soroti Kasus yang Menimpa Seorang Anak di Purwakarta, Dedi Mulyadi Temui Keluarga Korban

Asep Suhendar • Minggu, 6 Juli 2025 | 05:10 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjenguk anak yang menjadi korban tindakan tidak terpuji sang ayah.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjenguk anak yang menjadi korban tindakan tidak terpuji sang ayah.
 
RADAR BOGOR - Peristiwa kekerasan yang diduga dilakukan seorang ayah terhadap anaknya di Purwakarta mencuri perhatian dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
 
Gubernur Jawa Barat tersebut datang secara langsung ke Purwakarta untuk melihat kondisi korban yang viral di media sosial.
 
Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Dedi Mulyadi terlihat masuk ke rumah sakit tempat balita tersebut dirawat, kemudian bertemu langsung dengan keluarga korban.
 
"Kita mau mengok anak yang jadi korban," kata Dedi Mulyadi. 
 
 
Di momen itu, Dedi langsung berbincang dengan nenek korban, hingga terungkap bahwa ibu dari anak tersebut berasal dari Bogor, Jawa Barat. 
 
Kepada Dedi Mulyadi, sang nenek bercerita bahwa ibu korban kabur ke Bogor karena diduga ada masalah rumah tangga dengan terduga pelaku. 
 
"Ari cerita bahwa istrina teh kabur apa penyebabnya (Kalau cerita istrinya itu kabur apa penyebabnya)," tanya Dedi Mulyadi.
 
"Kemungkinan pasea meren pak (Kemungkinan bertengkar kali pak)," sahut sang nenek.
 
 
Gubernur Jawa Barat lantas menduga bahwa penyebab pertengkaran di antar suami istri tersebut adalah faktor ekonomi terlebih sang suami diketahui tidak bekerja. 
 
Dalam perbincangan tersebut juga ditemukan fakta bahwa terduga pelaku dan ibu korban memiliki dua anak. Sang nenek bercerita salah satu cucunya di bawa ke Bogor dan satu lagi di Purwakarta. 
 
"Terus carita budak ujug-ujug disiksa kumaha (Terus cerita anak tahu-tahu disiksa seperti apa)," tanya Dedi Mulyadi. 
 
Pihak keluarga lantas mengatakan, awalnya tidak ada yang tahu terkait peristiwa tesebut. Semua itu terungkap saat pelaku mengirimkan video yang menimpa korban kepada ibunya.
 
 
"Videona saurna mah dikintun ka Bogor di Bogor dikirimkeun deui ka dieu ka Purwakarta (Videonya katanya dikirim ke Bogor lalu dikirim lagi ke sini ke Purwakarta)" ungkap seorang anggota keluarga.
 
Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi terlihat begitu kaget karena tidak sangka bahwa pelaku merekam aksi terhadap anaknya tersebut. 
 
Setelah ditelusuri lebih jauh, pelaku diketahui berinisial DH yang berusia 26 tahun asal Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta.
Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #purwakarta