RADAR BOGOR - Nanang, seorang penjual cincau asal Bogor sempat viral di media sosial karena menguasai 4 bahasa asing bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Sebelumnya, Nanang viral di jagat maya karena mampu berbahasa Inggris sebagaimana video yang diunggah di TikTok @ayuharisyah.
Dalam video itu Ayu berbincang dengan Nanang yang sedang berjualan di kawasan Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor dan diketahui sang penjual es cincau bisa berbahasa Inggris, Jerman, Arab, dan Belanda.
Video penjual cincau asal Bogor yang menguasai 4 bahasa itu pun viral di media sosial, bahkan hingga Senin, 7 Juli 2025 pagi sudah ditonton 2,5 juta kali dan mendapat beragam komentar warganet.
Tak hanya itu kisah Nanang pria asal Bogor tersebut juga menyedot perhatian Dedi Mulyadi yang bertemu serta berbincang banyak hal.
Pada pertemuan itu Nanang mengaku pernah bertemu dengan gubernur Jawa Barat saat meninjau pasca longsor di Batutulis, Kota Bogor.
"Bapak teh ada di situ ngapain?" tanya Dedi Mulyadi dalam video yang dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
"Pengen kapendak sareng bapak (Ingin bertemu dengan bapak)," ungkap Nanang.
Nanang kemudian menjelaskan bahwa sehari-hari ia jualan cincau di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor.
"Jualan cincau sejak tahun berapa?" tanya Dedi lagi.
"15 tahun sejak 2012 2013," jawab Nanang.
Dedi Mulyadi lalu bertanya terkait awal mula Nanang sang pedagang es cincau dari Bogor itu bisa berbahasa Inggris.
"Terus bapak itu punya keterampilan bahasa Inggris itu dari mana belajar? tanya Dedi Mulyadi.
Menanggapi pertanyaan sang gubernur Nanang mengatakan awalnya ia bekerja sebagai freelance tour guide atau pemandu wisata di Kebun Raya Bogor sejak tahun 1980-an atau saat duduk di bangku sekolah menengah.
Nanangn lalu belajar secara odidak hingga dibantu tetangganya dan seiring berjalannya waktu ia pun fasih menggunakan bahasa Inggris.
Tak hanya bahasa Inggris, Nanang juga bisa menggunakan bahasa Jerman, Arab, dan Belanda.
Dedi kemudian meminta Nanang menyampaikan berbagai kalimat menggunakan bahasa Inggris, Jerman hingga Belanda. Meski demikian sang penjual cincau asal Bogor itu mengaku paling sering berbicara dengan bahasa Inggris.
Setelah berbincang dengan Nanang, Dedi Mulyadi memintanya untuk berjualan es cincau di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang kediaman pribadinya.
"Bapak jualan di Lembur Pakuan jualan cincau, kalau hari Minggu di tempat saya rame banget nanti bapak dapat jatah Sabtu Minggu jualan di tempat saya," ujar Dedi Mulyadi.
"Alhamdulillah," kata Nanang penuh haru.
Editor : Eka Rahmawati