Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dedi Mulyadi Bertemu Siswi SMP yang Mengkritiknya di Media Sosial, Gubernur Jawa Barat: Boleh Gak Anak 13 Tahun Main HP?

Asep Suhendar • Selasa, 8 Juli 2025 | 08:58 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan siswi SMP yang mengkritiknya.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan siswi SMP yang mengkritiknya.

RADAR BOGOR - Seorang siswi SMP yang mengkritik Gubernur Jawa Barat  Dedi Mulyadi di media sosial diundang untuk datang ke Lembur Pakuan, Kabupaten Subang bersama sang ibu. 

Siswi SMP tersebut sebelumnya mengunggah video di media sosial yang isinya menyoroti penertiban pedagang yang dilakukan pemerintah berdampak terhadap dagangan milik sang ibu.
 
Menyikapi hal itu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengapresiasi kepedulian yang dimiliki oleh anak tersebut. Karena diketahui, orang tuanya telah bercerai sehingga sang ibu harus berjuang seorang diri membesarkannya. 
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Undang Siswi SMP yang Mengkritiknya, Dedi Mulyadi Ceritakan Perjuangan Ketika Masih Sekolah
 
Dedi Mulyadi lantas memberikan semangat kepada siswi SMP tersebut dengan menceritakan pengalamannya ketika masih bersekolah. Yang mana, ia harus mengayuh sepeda sepanjang 10 kilometer hanya agar bisa tepat waktu sampai di sekolah. 
 
Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengatakan sewaktu ia sekolah tidak membawa bekal karena tidak ingin memberatkan beban orang tuanya. 
 
Mendengar hal itu, siswi SMP tersebut tampak termenung menyimak cerita perjuangan masa kecil Gubernur Jawa Barat. 
 
Baca Juga: Bupati Bogor Diminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Jangan Ragu Lebarkan Sungai dan Keruk Sungai Pasca Banjir dan Longsor
 
Di sisi lain, Dedi Mulyadi juga mempertanyakan kepada siswi berusia 13 tahun tersebut terkait aturan menggunakan handphone bagi pelajar. 
 
"Boleh gak anak umur 13 tahun main HP?" tanya Dedi Mulyadi dengan nada rendah.
 
Melihat anak tersebut terdiam tanpa bisa berkata-kata untuk menjawab pertanyaannya, Dedi Mulyadi kembali bertanya terkait akun yang dimiliki oleh siswi SMP tersebut.
 
"Nggak saya nanya aja, boleh gak anak 13 tahun punya akun. Nggak boleh, Eneng melanggar gak?" sambungnya. 
 
Dedi Mulyadi lanjut mempertanyakan kepada anak tersebut terkait imbauan pemerintah yang melarang anak SD dan SMP menggunakan handphone. 
 
"Pernah denger gak himbauan bahwa anak SD dan SMP tidak boleh membawa hp," ucap Dedi Mulyadi.
 
Baca Juga: Nanang Penjual Es Cincau Asal Bogor yang Viral Bisa 4 Bahasa Asing Bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Diminta Jualan di Lembur Pakuan
 
Jika melihat aturan tersebut, siswi itu dinilai telah melanggar aturan yang ada karena menggunakan handphone padahal ia masih duduk di bangku SMP. 
 
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Purwanto yang hadir dalam pertemuan tersebut.
 
Menurutnya, imbauan anak SD dan SMP tidak boleh memegang handphone bukan hanya di sekolah saja, melainkan juga di rumah. 
 
"Jadi bukan hanya ke sekolah aja neng gak boleh pegang HP itu di sekolah dan di rumah karena belum waktunya," jelas Kadisdik Jabar.
 
Mendengar penjelasan dari Gubernur Jawa Barat dan Kadisdik Jabar, siswi SMP tersebut terdiam dengan menyimaknya dengan seksama.*** 
Editor : Eka Rahmawati